Ketum SABER KORUPSI : "Kesampingkan Partai Yang Biarkan Kadernya Terlibat Narkoba"



TRANS SULTENG - Desakan kepada Partai Demokrat khususnya di Kabupaten Morowali semakin kencang arusnya, pasca salah satu anggota DPRDnya terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.



   Salah seorang putra asal Morowali yang kini berdomisili di Ibukota Jakarta dan menjabat sebagai Ketua Umum Sapu Bersih Korupsi (SABER KORUPSI), Hisam Kaimudin ikut angkat bicara karena hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari partai.



   "Menurut saya selaku Ketum SABER Korupsi, jika partai tak beri sanksi kepada anggotanya yang terbukti bersalah mengkonsumsi barang haram, itu artinya secara tidak langsung partai membolehkan kadernya melakukan kejahatan" ungkapnya kepada media ini, Rabu (03/2/2021).



   Ia menegaskan, partai yang tidak menindak tegas kadernya yang audah terbukti melakukan pelanggaran berat semisal korupsi dan narkoba, maka perlu dipertanyakan dan rakyat tidak layak untuk memberikan amanah.



   "Bagi partai yang tidak memberi sanksi kepada kader yang menjadi pejabat publik dengan sengaja melakukan tindakan perbuatan haram, apalagi pada saat ditangkap bersama masyarakatnya, maka masyarakat nantinya wajib untk menyeleksi partai partai yang seolah-olah tak peduli dengan kejahatan yang diperbuat kadernya, saya secara pribadi dan secara kelembagaan menyarankan agar rakyat mengesampingkan partai tersebut" tandasnya.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1