Front Solidaritas Pembela Ham Turun Gunung Melakukan Aksi Dengan Tuntutan Bebaskan M Yahya DKK Dan Hentikan Aktifitas Apa Pun Di Atas Obyek Perkara

 

Trans Sulteng,Morut - Front Solidaritas Pembela Ham Turun Gunung terkait sengketa lahan yang berujung penangkapan kepada M. Yahya, Dkk beberapa waktu silam yang di tuduh pengrusakan jalan umum yang mana jalan tersebut di buat sendiri oleh M.Yahya serta pak M.Yahya sebagai pemilik lahan berdasarkan surat kepemilikan dan saksi-saksi yang masi hidup, pada Sabtu 25 Nobember 2021.


Lanjut, kegiatan ini di lakukan di Obyek perkara wilayah Desa Bunta, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, persisnya ruas jalan menuju PT GNI dan turut serta pengamanan dari TNI - Polri guna ketertiban antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.



Lanjut, sebelum melakukan aksi pihak Polres Morut yang dipimpin Kabag Ops  yang di dampingi Kapolsek Petasia  meminta kepada masa aksi agar tidak melakukan aksi yang mana pihak Polres akan melakukan mediasi bersama Pemda, kita akan mediasi bersama - sama ke pemda yang intinya kedua bela pihak terkait siapkan bukti - bukti kepemilikan yang nantinya bisa dijadakan bukti ketika pertemuan nanti bersama pemda, paling cepat hari Senin dan paling lambat hari Selasa,"kata Kabag Ops.


Selanjutnya, masa aksi sebelum membubarkan diri menekankan kepada pihak pihak Polres agar secepatnya melakukan kordinasi kepada Pemda Morut dan pihak PT GNI yang mana ketika mediasi yang kedua kali ini harus menghadirkan pihak PT GNI dan harus membuahkan hasil, karena kalau tidak mendapatkan titik temu kami akan turun lagi kejalan dengan tuntutan bebaskan M.Yahya Dkk dan hentikan aktifitas apa pun di atas obyek perkara,"tegasnya.



Lp Roby A Naser & Ambo Enre

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1