Wagub Sulteng Membuka Kegiatan Rekonsiliasi Mutasi Aset Daerah Pemprov Tahun Anggaran 2021 Dikabupaten Banggai



TRANS SULTENG-DONGGALA, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. Mamun Amir bersama rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Banggai. Dalam rangka membuka kegiatan Rekonsiliasi Mutasi Aset Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Semester I Tahun Anggaran 2021. Dimana dalam kegiatan itu berlangsung di Hotel Santika Banggai, Rabu (06/10/2021).


Dalam kesempatan itu, Bupati Banggai, Ir. Amirudin T dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kembali kekampung halaman kepada Wakil Gubernur Sulteng, Drs. Mamun Amir dan Asisten Pemerintahan Dan Kesra Faisal Mang di Kabupaten Banggai.


Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada BPKAD yang melaksanakan kegiatan Penataan Aset di Kabupaten Banggai, dan mengharapkan semoga peserta dapat menikmati keindahan Kota Banggai.


Sementara itu, Wakil Gubernur Sulteng Mamun Amir mengatakan bahwa, Penataan Aset sangat penting untuk menjadi penilaian Audit BPK, agar hasil Audit Aset Pemerintah Daerah mendapatkan hasil terbaik dengan penyajian dan Penataan Aset yang handal.



“Terkait dengan Sertifikasi Aset Pemerintah Daerah adalah merupakan bagian penataan aset dan untuk melaksanakan rekomendasi korsup KPK melalui tujuannya, agar seluruh aset tanah pemerintah daerah memiliki alas hak yang kuat,”tuturnya.


Sehingga seluruh aset tanah Provinsi agar dapat disertifikatkan. Untuk itu Mamun Amir meminta, dana pensertifikatan tanah yang sudah diserahkan kepada BPN dilaporkan supaya bisa diinventarisasi, untuk sebagai laporan relealisasi rekomendasi KPK, agar Pemerintah Daerah bisa mendorong percepatan sertifikasi tanah tersebut.


Wakil Gubernur berharap, agar pelaksanaan anggaran kedepan dilakukan lebih efektif dan efesien, dan dilaksanakan dengan kejujuran, akuntabel.


“Prioritas APBD kedepan adalah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah, dimana infrastruktur itu persiapan Pembangunan Sulawesi Tengah menjadi daerah penyangga Ibukota Negara Baru, karena visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng untuk mewujudkan program 100 M/Tahun/Kabupaten dan Kota menjadi solusi untuk pemerataan pembangunan,”pungkasnya.   (TIM)        

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1