TransSulteng-Ampana-Inspektorat Kabupaten Tojo Una-Una saat ini tengah melakukan audit atau pemeriksaan
dana desa di Desa Mire Kecamatan Ulu bongka.
Audit rutin ini untuk memastikan pengelolaan keuangan desa (APBDes) dan program pembangunan desa berjalan sesuai aturan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, mencakup verifikasi dokumen (LPJ, kuitansi), pengecekan fisik pembangunan, serta pembinaan agar perangkat desa memahami regulasi agar tidak terjadi penyimpangan hukum, dengan hasil laporan disampaikan ke Bupati.
"Kami sedang melakukan audit dan saat ini, proses masih berjalan",ujar satu pejabat Inspektorat Tojo Una-Una, Senin (13/10/2025).
Desas desus yang berkembang di masyarakat terkait
-dugaan penyelewengan dana kurang berinilai ratusan juta di Desa Mire.
Sumber resmi media ini, inisial NU (40) membeberkan
sejumlah indikasi penggunaan dana yang tidak tepat sasaran, bahkan beberapa kegiatan diduga fiktif.
"Dugaan tersebut, mencakup penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pengadaan alat kejut babi, yang tidak sesuai sasaran, pengadaan tandon air, pembangunan gedung serbaguna, hingga pembelian fasilitas kantor, seperti televisi, semuanya ini menimbulkan banyak pertanyaan," ujar sumber, kepada media ini, Minggu (19/01-2026).
Selain itu, kata sumber, kegiatan seni dan budaya yang tercantum dalam laporan juga menjadi sorotan karena dinilai tidak sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
"Semua dugaan penyimpangan itu mencakup penggunaan dana Desa mulai tahun anggaran 2022 hingga 2024 dengan potensi. Kerugian di duga mencapai ratusan juta, " ujar sumber(AT)






