Akibat Kelalaiyan Pihak RSUD Luwuk Banggai Mengakibatkan Pasien Kehilangan Nyawa


TRANS SULTENG - Banggai,Kepada awak media ini salah seorang keluarga korban, Ibu Trisnawati menyesalkan bobroknya pelayanan pihak rumah sakit yang berakibat kelalaiyan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Luwuk Banggai ( RSUD ), Provinsi Sulawesi Tengah yang mana berakibat fatal bagi pasien gagal ginjal, pak Markus Alapu kehilangan nyawa yang di akibatkan pelayanan rumah sakit yang tidak benar," ungkap Ibu Trisnawati.


Lanjut, prihal kronologis awal masuk rumah sakit, pihak keluarga korban dipaksakan harus menandatangangi surat pernyataan Covid-19, baru bisa ditangani pihak rumah sakit alhasil pihak keluarga dengan terpaksa menandatangi pernyataan tersebut," terangnya.


Melanjutkan, pihak keluarga korban meminta agar orang tua mereka di berikan ruangan Vip apa pun bentuk resikonya mengenai adtmistrasi siap dilakukan walaupun menjual mobil saya," tegas Mardi.


Lebih lanjut, penanganan pihak rumah sakit yang amburadul, yang disebabkan kelalaiyan pihak rumah sakit memakan korban yang mengidap penyakit gagal ginjal, Bpk Markus Alapu kehilangan nyawa, yang mana disebabkan pada saat kehabisan oksigen tidak ada perawat mau pun dokter di tempat bahkan sampai masa kritis tidak ada dokter, mengapa ada apa dengan pelayanan rumah sakit ini," tanya Trisnawati.


 Bahkan saat orang tua korban sudah meninggal, pihak rumah sakit tidak mau memberikan formalin atau pun ambulance, selasa 05/01/2020.


Pihak Rumah Sakit Saat dikonfirmasi, Dirut Dr Yusran tidak memberikan tanggapan apa pun melalui nomor was,ap 08xxxxxxxxccccc, tidak ada tanggapan sampai berita ini diterbitka. (Roby)

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1