Pihak Keluarga akan Menempuh Jalur Hukum

 


TRANS SULTENG Banggai,Kepada awak media ini pihak keluarga korban Ibu Trisnawati mengaku sudah menerima kepergian almarhun Bapak Markus Alapu akan tetapi sangat disayangkan perlakuan pihak rumah sakit yang dinilai amburadul terkait penanganan pasien.


Dia mengaku pihak keluarga korban tidak menerima perlakuan pihak rumah sakit dan akan menempuh jalur hukum agar pihak terkait sesegera mungkin mengambil tindakan tegas.


"Mengherankan lagi, kami meminta formalin dan ambulance pihak rumah sakit tidak mau memberikan kecuali kami menerima pemakaman orang tua kami secara Covid-19, dan mengapa sementara orang tua kami cuma reaktif bukan positif dan tidak ada hasil Swab kenapa pihak rumah sakit memaksakan," aneh kata Yrisnawati.



Jika seandainya keluarga mereka yang dibuat begitu apakah mereka terima perlakuan seperti itu, perihal kepergian orang tua kami, tapi dimasa-masa kritis membutuhkan tenaga medis semuanya tidak ada ditempat yang akhirnya orang tua kami meninggal dunia dan perlu diketahui bersama yang kami tuntut adalah pelayanan yang tidak maksimal.


"Seolah-olah mengabaikan pasien," ungkap ibu Trisnawati.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Dr Anang S Otoluwa, saat dikonfirmasi hanya menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung ke Dirut Rumah Sakit.


Sementara itu, Dirut Rumah Sakit Dr Yusran yang berkali kali dikonfirmasi via telponnya tidak memberikan jawaban sampai berita ini naik tayang. (Roby)

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1