Dalam Pembukaan Sidang VIII Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng Bangkep, Wagub Sulteng Berharap Dapat Menghasilkan Keputusan Dan Membangun Kebersamaan

 


TRANS SULTENG-PALU Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Mamun Amir membuka Sidang VIII Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng di Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis (07/10/2021).


Dalam pembukaan Sidang tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PGI Pusat, Sekjen Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng, Gubernur Sulut. Hadir lewat Virtual yaitu Panglima XIII Merdeka, Asisten Pemerintahan Dan Kesra, Faisal Mang, Plt. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Dan Kesra, Dr. Suandi, Plt. Karo Umum, Mualif, beberapa OPD Provinsi, dan unsur Forkopimda Kabupaten Bangkep serta Kepala OPD Kabupaten Bangkep.


Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Pelaksana Sidang Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng, Kodrat G. Galala menyampaikan, bahwa tujuan pelaksanaan tersebut untuk merencanakan program kerja dalam hal mengatasi krisis ekonomi masyarakat akibat bencana alam dan non alam yang menimpa masyarakat saat ini, selain itu juga untuk memilih Ketua dan Pengurus Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng.


Pelaksanaan Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng dalam Tema “Akulah Yang Awal Dan Yang Akhir” dengan Sub Tema adalah Bersama seluruh warga masyarakat memperkokoh persatuan dan kebersamaan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.


Sementara sambutan Bupati Bangkep, Rais B. Adam menyampaikan, ucapan terimakasih atas kunjungan Wakil Gubernur dan Ibu Wakil Ketua TP PKK Provinsi dan Rombongan, Wakil Ketua PGI Pusat serta Sekjen Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng di Banggai Kepulauan yang sangat indah.


Bupati Bangkep pun menyampaikan ucapan selamat kepada peserta Sidang Sinode AM, semoga dalam pelaksanaan Sidang tersebut mengharapkan kiranya menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik.


“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bangkep mengucapkan terimakasih atas perkenan Wakil Gubernur yang didampingi ibu Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulteng untuk membuka Sidang Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng yang dilaksanakan di Banggai Kepulauan,”tutur Bupati Bangkep.


Sementara Kepala Bidang Bimas Kristen, Kaleb Tokii dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas perkenan Wakil Gubernur dan ibu Ketua TP PKK Provinsi yang berkenan hadir untuk membuka acara Sidang tersebut, Bupati Bangkep serta masyarakat atas kesiapannya untuk menjadi tempat pelaksana Sidang Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng.


“Kita bersyukur atas kebersamaan dan toleransi kerukunan antar umat beragama di wilayah Sulutteng , juga di Indonesia kita syukuri itu dan terus kita harus tingkatkan rasa kebersamaan, agar hal tersebut tidak terlepas dari peran dari Pemerintah,”ujarnya.


Ditempat yang sama, Wakil Ketua PGI Krise Ami Gosal dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas kebersamaan kita, dimana kita bisa bersama-sama Wakil Gubernur Sulteng dan ibu Wakil Ketua TP PKK Provinsi, Bupati Bangkep, para pejabat OPD Provinsi maupun pejabat Kabupaten Banggai Kepulauan dan para peserta untuk hadir pada kegiatan Sidang VIII Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng. Krise Ami Gosal pun menyampaikan salam kebahagiaan dan kasih dari Ketua PGI Gomar Gultom dan juga dari Sekjen PGI.


Krise Ami Gosal pun menyampaikan pesan hasil Sinode PGI saat ini sudah berada pada tahun kedua Sidang Raya PGI dengan tema. “Empat isu yang ditetapkan dan disepakati adalah mengatasi bersama krisis kebangsaan, krisis ekologi, tantangan keesaan, dan krisis dari pengaruh digilitalisasi, namun kesepakatan itu belum dapat terwujud dengan baik, sehubungan dengan krisis bencana yang terjadi,” sebutnya.


Olehnya diharapkan seluruh anggota PGI agar dapat bersama-sama melaksanakan program yang disepakati tersebut, dan melaksanakan dengan baik panggilan untuk merawat keberagaman yang ada, agar menjadi berkat baik kedalam dan keluar, pungkasnya.


Sementara itu, Sambutan Wakil Gubernur Sulteng Mamun Amir mengatakan, kunjungan perdana di wilayah timur ini adalah tempat kampung halaman sendiri di Banggai bersaudara, Tojo Una-Una, dan kunjungan di Bangkep ini sudah dua kali saya lakukan sejak dilantik sebagai Wakil Gubernur Sulteng.


Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Mamun Amir membacakan sambutan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, dalam sambutannya menyampaikan, kedepan program prioritas utama sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur adalah sekolah gratis, tahun depan semua biaya pungutan sekolah kewenangan Provinsi di tiadakan dan semuanya gratis, demikian juga prioritas pembangunan infrastruktur.


“Pembangunan infrastruktur untuk mempersiapkan Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga Ibukota Negara Baru, pembangunan infrastruktur jalan di Banggai Bersaudara dan persiapan pembangunan jembatan penghubung Bangkep dan Balut tahun 2022 akan datang, untuk perencanaannya sudah dianggarkan dan dilaksanakan, kita terus doakan dan memberikan dukungan agar seluruh pembangunan prioritas infrastruktur yang sudah ditetapkan,”tuturnya.


Disampaikannya lagi, bahwa budaya musik bambu di Banggai Bersaudara terus dikembangkan, karena budaya itu merupakan bagian dari budaya yang ada di Banggai Bersaudara. Dimana kekompakan dan kerukunan antar umat beragama Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik di Sulawesi Tengah khususnya di Banggai Bersaudara. Hal ini menjadi kebanggaan kita bersama.


Mamun Amir (Wagub) pun mengatakan, bahwa penangganan Covid-19 di Sulteng sudah menunjukkan hasil yang sangat baik, dimana penularan Covid sudah sangat melandai dan PPKM Kabupaten dan Kota sudah berada pada Level 2, tapi sebagian kecil Kabupaten masih berada di Level 3.


Untuk itu, Mamun Amir mengajak masyarakat harus terus mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan Vaksin, agar krisis bencana non alam (Covid) ini dapat hilang dari tengah-tengah masyarakat.


Wagub berharap, semoga Sidang VIII Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang membangun Umat, membangun kebersamaan Daerah, Bangsa dan Negara tercinta dan juga dapat memilih Ketua dan pengurus Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng.


Diakhir sambutannya Mamun Amir (Wagub) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Sidang VIII Sinode AM Gereja-Gereja Sulutteng, dan mengharapkan kiranya seluruh Gereja-Gereja di Sulutteng tidak putus asa menghadapi dengan banyaknya tantangan yang kita hadapi bersama.

“Mari kita terus berupaya bersama pemerintah dan seluruh masyarakat, untuk dapat mewujudkan Empat isu utama yang disepakati pada Sidang PGI, antara lain krisis kebangsaan, krisis ekologi, tantangan keesaan, dan krisis dari pengaruh digilitalisasi dengan harapan kita terus bersama membangun bangsa dengan kebersamaan dan kerukunan, sesuai dengan tema Akulah Yang Awal Dan Yang Akhir dengan Sub tema Bersama Seluruh Warga Masyarakat Memperkokoh Persatuan dan Kebersamaan NKRI Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,”tutupnya.


Usai kegiatan tersebut Wagub menyerahkan bantuan penanganan Covid di Kabupaten Bangkep, berupa Masker Medis, Masker Anak, APD Kesehatan dan Oksigen Konsentrad. Dengan harapan terus kita tangani bersama Pandemi Covid-19 dengan baik.  (TIM)             

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1