Di mana aparat Pemerintah desa " insiden PT. ANA Vs Kelompok Tani Matiro Deceng.

 

Trans Sulteng,Morut - Baru saja terjadi insiden antara kelompok Tani Matiro Deceng Vs PT. ANA yang terjadi di lokasi dan diselesaikan di pos Securiti oleh jiwa sosial dan solidaritas yang tinggi Bripka Andi Sarianto menjadi konsultan dalam memecahkan suatu persoalan bersama Kasat Securiti, pada Kamis 28 Oktober 2021.

Dalam hal ini Bripka Andi Sarianto, Kasat Securiti dan pihak keluarga kelompok Tani Matiro Deceng menyelesaikan persoalan di pos Securiti yang berada di wilayah PT. ANA,Bripka Andi menyelesaikan dengan cara kekeluargaan pada saat insiden terjadi

Untun nya Bripka andi berhasil meredam amarah keluarga yang merasa di permainkan oleh perusahaan dan oleh pemerintah Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara,"ungkapnya.

Kepada awak media ini  Kelompok Tani Matiro Deceng mengungkapkan, kami senang dengan cara mediasi yang di lakukan Bripka Andi Sarianto pada saat menyeleseikan persoalan kami di pos securiti dan bahkan beliau akan mendampingi kami bertemu kepala Desa Bunta yang sangat susah untuk di temui, bahkan kalau kami datangi malam hari di kediamannya kepala desa  mara-mara  dengan ucapan kenapa lagi datang malam begini tidak ada kah waktu siang,"ucap mama ferdi.

Warga kesal degan sikap pemerintah desa yang selalu menyulitkan kami,setiap kami datangi di kediaman kepala Desa Bunta pada waktu malam dan siang hari ,kami datangi di kantor tidak pernah ada dan bahkan kalau ada juga kami di pimpong,

Ungkap warga ke media trans Sulteng,bahkan kades sempat berkata bukan saya yang ambil tanah mu tapi perusahaan pigi tuntut perusahaan sana ucap warga .

Lanjut ,Ada rekamannya pak dan dapat di pertanggung jawabkan, disini kami kami melihat pemerintah Desa Bunta seolah-olah tidak mau melakukan mediasi antara kami dan pihak perusahaan PT. ANA

Bahkan warga yang kesal degan sikap pemerintah saat kami datangi,sampai -sampai menunjukan rekaman kepada awak media ini, warga kesal urusan kami cuma habis di perjalanan kesana kemari karena ulah pemerintah Desa Bunta katanya kades semua itu  tergantung perusahaan. kami warga sangat kesal degan ucapan pemerintah Desa Bunta, kami cuma di pimpong dan janji besok - besok tampa penyelesaian,"ucap mama ferdi.

Lp Roby A Nasir

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1