Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Buol/Sulteng Jadi Korban Pemukulan Saat Aksi AMBP Ke Kantor Bupati Buol

 

Transsulteng-Buol-Kisruh antara mantan Bupati Buol Ketiga H.Amran Batalipu,S.E,MM, dengan Wakil Bupati Buol H.Abdullah Batalipu,S.Sos,M.Si,serta  Kebijakan Pemerintahan Amiruddin Rauf, berujung pada aksi protes ratusan orang yang membawa bendera  Aliansi Masyarakat Peduli Buol (AMPD) selama dua hari berturut-turut,30-31 Mei/2022 sejak pagi hingga sore.

Aksi ini di pimpin  Abd.Aziz At. Naukoko,S.E ,yang bertindak sebagai korlap dengan orator antara lain Jhoni Hatimura (Mantan Anleg),Bakrie Mbayad,Rusli Dunggio,Aruji Saloa.

hadir pula sejumlah politisi lain di antaranya mantan anggota DPRD provinsi Sulawesi tengah Dra. Nurbaya Dunggio, Widiastuti Mangge,Sos serta orator lainnya. 

Di hari pertama Massa Aksi AMPB yang berjumlah sekitar 300-an orang,bergerak dengan rute anjungan Leok 1,pasar tradisional lama kelurahan Buol, dengan armada pendukung 2 mobil sound,dan membawa spanduk bertuliskan "Aliansi Masyarakat Peduli Buol mengungkap fakta-fakta kebobrokan pemerintah dua periode".

Di hari kedua,Masa Aksi AMPB berjumlah lebih banyak lagi yaitu berkisar 1.500 orang,dan masih dengan rute star yang sama yaitu anjungan Leok 1,menuju DPRD, Kejaksaan, Polres Buol,dan berakhir di Kantor Bupati Buol.

Aksi AMPB yang memprotes segala bentuk kebijakan Pemerintah daerah 2 periode ini,mengurai sejumlah kebijakan Pemerintah daerah yang menurut mereka tidak berpihak pada kesejahteraan masyarakat Buol.

Para orator yang di pimpin sekertaris Partai Golkar Kabupaten Buol Abd.Aziz At.Naukoko,juga mengulas persoalan internal partai Golkar yang berujung pada upaya untuk di laksanakannya musyawarah Luar biasa (Musdalub) tingkat Kabupaten agar menentukan siapa yang akan memimpin Partai Golkar di Kabupaten Buol.

Abd. Aziz At.Naukoko,S.E, juga mempersilahkan Mantan Bupati Buol Ketiga Amran Batalipu untuk tampil di atas mobil sound sembari mengulas sejumlah kebijakan serta program yang menurutnya tidak tepat sasaran.

Amran juga menyoroti soal Predikat WTP yang di peroleh Kabupaten Buol selama beberapa kali tidak sesuai dengan kenyataan di mana Kabupaten Buol menurutnya masih tertinggal jauh dari kabupaten lain yang sama-sama di mekarkan pada 12 Oktober tahun 1999 silam.

Selain itu,Amran Batalipu  juga menyoroti beberapa proyek yang di swakelolakan tetapi di alihkan untuk di tender  kemudian tidak di manfaatkan salah satunya adalah Proyek pembangunan rumah jabatan Bupati Buol yang hingga saat ini mangkrak.

Pada akhir aksi protes massa AMPB terjadi insiden pemukulan salah satu pendukung pemerintah terhadap  orator yaitu Ketua SAPMA pemuda Pancasila Kabupaten Buol dokter Agris Batalipu yang juga notabene adalah anak dari mantan Bupati Buol Ketiga.

 Aksi pemukulan ini di lakukan oleh seorang pemuda yang bukan dari massa AMPB. dr. Agris selanjutnya di bawa ke RSUD Mokoyurli untuk di visum.

Situasi dapat di kendalikan sebab aksi protes dalam pantauan dan pengawalan langsung Kapolres Buol AKBP. Dieno Hendro Widodo,S.I.K,dan hampir seluruh jajarannya. Situasi dapat di kendaraan setelah Kapolres Buol meminta agar agar aksi damai ini tetap berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan massa aksi berhasil di bubarkan atas komando Abd. Aziz At. Naukoko. (Heny)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1