" Danrem 133/NW Diwakili Kasiter Hadiri Pembinaan SDM Untuk Penguatan Komponen Pendukung Pertahanan Negara Bagi Warga Lain Unsur Warga Negara Di Prov. Gorontalo TA. 2022 "


Transsulteng-Gorontalo - Danrem 133/NW Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P diwakili Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Inf Budiawan Basuki menghadiri kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia Untuk Penguatan Komponen Pendukung Pertahanan Negara Bagi Warga Lain Unsur Warga Negara Di Provinsi Gorontalo TA. 2022.

Kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia Untuk Penguatan Komponen Pendukung Pertahanan Negara Bagi Warga Lain Unsur Warga Negara di gelar di Gedung Bele Li'Mbui Jl. Sultan Hassanudin, Kel. Tenda, Kec. Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Kamis (14/7/2022).

Dalam sambutannya, Kasubdit Sdm Dukhan Ditjen Pothan Kemhan Kolonel Lek Dewa Gede Agung Putra, S.T.,M.M.,M menyampaikan Kegiatan Pembinaan SDM ini sebagai kegiatan Strategis untuk mewujudkan konsep sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.

Kita akan menyamakan Persepsi bagi terlaksananya penataan dan pembinaan komponen pendukung sebagai yang diamanatkan dalam undang-undang no 23 tahun 2019, tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara,

"Serta mengimplentasikan amanat Peraturan Pemerintah No 3 Tahun 2021 tentang Peraturan pelaksanaan UUD Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara," imbuhnya.

Sementara itu, Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Inf Budiawan Basuki sebagai pemberi Materi Wawasan Kebangsaan menjelaskan Indonesia Negara yang sanga besar,  Negara kepulauan Garis Pantai terpanjang nomor 2 di Dunia,  Luas Darat mencapai 1,9 Juta KM, Luas Laut Mencapai 5,8 Juta KM, 34 Provinsi, 416 Kabupaten dan 98 Kota serta terdapat 714 Suku bangsa dan 1.100 Lebih Bahasa. 

NKRI adalah Negara yang berdasarkan kebangsaan bukan agama, Negara Berbentuk Republik bukan kerajaan, Negara bersifat kesatuan bukan serikat,  negara berdasarkan Pancasila bukan Idiologi lainnya dan negara Sistem Pemerintahan Presidentil bukan Parlemen. 

Sekarang ini ada beberapa ancaman yang dihadapi oleh negara kita yakni,

a. Idiologi: Pengaruh Radikal Islam (Isis) Bahaya Laten Komonis/Sosialis Pengaruh Paham Liberal. 

b.  Politik : Provokasi, pengalihan Isu, Sengketa Pilkada dan Penyuapan Legislatif. 

c. Ekonomi : perubahan gaya Hidup perubahan model Bisnis masuknya Produk Produk Asing. 

d.  Susbud : Perkelahian Antara Kampung,  Aksi Demo,  Narkoba,  Seks Bebas dan Bencana non Alam (Covid 19)

e.  Hankam : Komplik  Perbatasan,  Terorisme dan Separatisme. 

f. Sosial : Bencana Alam Kemiskinan, Kesehatan, Lapangan Kerja dan Mafia HK Pajak dll. Inilah Bencana Desain dari Luar dan Bencana Invesibe Hands yang mendesain dan membentuk Opini Kebencian,  Ketagihan Bertengkar dan Saling Tuduh Bahkan Saling Bunuh. 

Kolonel Inf Budiawan Basuki menjelaskan untuk itu Perlu Pemantapan wawasan kebangsaan agar Indonesia Jaya dan bermartabat untuk memiliki tanggung jawab  moral untuk menjaga Konsensus Nasional seperti  Pancasila Dasar Negara, UUD 1945 Konstitusi, NKRI Bentuk Negara dan Bhineka Tunggal Ika Semboyan Negara. 

"Cegah Hasutan,  Provokasi dan Adu Domba,  ajak. seluruh rakyat menghilang sentimen Sara,  ingatkan kembali bahwa Indonesia adalah bangsa besar dan bisa membangun jika semuanya bersatu dengan Prinsip NKRI tetap Utuh dan Kokoh," tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Sdm Dukhan Ditjen Pothan Kemhan Kolonel Lek Dewa Gede Agung Putra,S.T.,M.M.,M, Kabid Pemberantasan BNNP Gorontalo Kombes Pol Zainul Arifin,  S. E.,  M. H., Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Inf Budiawan Basuki, Kabid Fasilitas Pembinaan Politik Dedy S. Palyama, SE., Dansatradar Gorontalo Mayor Lek Janner Halomoan Silalahi. ST, Pasi Komsos Rem 133/NW Mayor Inf Basrang, Analis Muda Kemhan RI Mayor Cpm Syahrul A., Dankal Limboto Kapten Laut (P) Rosikin, Pasi Ter Kodim 1304/Gtl Kapten Inf Zainuddin, Perwakilan Peserta dari Mahasiswa IAIN, UNG, Perwakilan Peserta BKPP Kota Gorontalo, Siswa-Siswi Saka Wirakartika Kodim 1304/Gtl dan Tokoh Masyarakat.lp -suardi

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1