Disdikbud Parimo Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Tahun Ajaran Baru 2022/2023


Transsulteng-ParigiMoutong - Dalam menyambut tahun ajaran baru 2022/2023 nanti, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI telah mencanangkan penerapan kurikulum merdeka belajar dalam satuan pendidikan, sebagaimana surat Edaran dari Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2774/H.H1/KR.00.01/2022 Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka secara Mandiri Tahun Ajaran 2022/2023 yang diterbitkan pada tanggal 28 Juni 2022 dan ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. 

Menindaklanjuti hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong menyatakan kesiapan dari satuan pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kurikulum SD Disdikbud Parimo Masita SSos MAP kepada Media ini, Kamis (7/7/22). 

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Parigi Moutong siap mengimplementasikan Kurikukum Merdeka Belajar, dan sebagian Sekolah sudah mendaftar untuk Kurikulum Merdeka,"Katanya.

"Insha Allah di tahun ajaran baru ini, Kurikulum Merdeka Belajar akan dilaksanakan, karena guru guru rata rata sudah mendaftar ke situs (Platform Merdeka Mengajar),"Tambahnya.

Kepala Bidang Manajemen SD Ibrahim SE MAP mengatakan, sehubungan dengan kesiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong untuk mengahadapai Kurikulum Merdeka Belajar, maka dikembalikan lagi kepada Sekolah Sekolah seperti apa kesiapan dari Sekolah. Lp-wiratmo


Menurut Ibrahim, seyogyanya kesiapan itu diserahkan kembali ke Sekolah untuk memilih (Implementasi Kurikulum Merdeka) dengan memperhatikan 3 kategori opsi. Opsi pertama kata ia adalah Mandiri Belajar. Opsi kedua adalah Mandiri Berubah, dan Opsi ketiga adalah Mandiri Berbagi. Kata ia lagi lagi itu diserahkan  ke masing masing Sekolah yang memilih di antara ketiga opsi tersebut. 

Kata Ibrahim, adapun terkait dengan upaya yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka 

Belajar adalah melakukan sosialisasi ke Sekolah Sekolah.

"Kita masih mau menyusun jadwal untuk turun lapangan. Kemarin ada salah satu Kepala Sekolah yang diutus ke Makassar untuk mengikuti sosialisasi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, dan hasil tindak lanjut dari sana, kita akan sosialisasikan ke Sekolah Sekolah,"Imbuhnya.

Sambung Ibrahim, hal utama yang harus dituntaskan saat ini oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi  Moutong  sebagaimana arahan dari Kementrian Pendidikan adalah menggenjot satuan pendidikan untuk menginstal Aplikasi Kurikulum Merdeka Belajar. 

Upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong sudah merencanakan, melihat progres dari sekolah yang mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar. 

"Untik menentukan pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar itu maka kita liat dulu progresnya, kalau misalkan masih sangat kecil, masih sangat minim, Kita akan turun dengan sistem jemput bola minimal ke Wilayah Wilayah di Kecamatan dengan mengumpulkan Kepala Sekolah dan gurunya. Kita lakukan sosialisasi dan tata cara pengisiannya, dan sosialisasi pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar kemungkinan kita rencanakan setelah hari Raya Idul Adha ini, "Tutupnya.

DISKOMINFO PARIMO/Taufik/Sd

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1