DPRD Buol Dan Wabub Buol Penuhi Tuntutan LIBAS, Hentikan Aktivitas Calo Pendistribusi BBM


Transsulteng-Buol-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol terima massa aksi LIBAS selama dua hari berturut-turut, bertempat di ruang rapat komisi lantai 1 sekretariat DPRD Kabupaten Buol,Selasa 9/Agustus/2022.

Sehari sebelumnya, Rapat dengar pendapat (RDP) yang di pimpin Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu,S.Sos,M.Ap, menanggapi massa aksi LIBAS yang protes dengan aksi para calo di dua SPBU yang ada di kelurahan Kali dan kelurahan Kampung Bugis.

Hadir dalam RDP yang mengawal aspirasi LIBAS antara lain; Wakil Bupati Buol H.Abdullah Batalipu,S.Sos,M.Si,Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu, Kapolres Buol AKBP. Handri Wira Suryana,S.I.K,dan sejumlah anggota DPRD antara lain Ahmad Andimakka,S.Ag,M.Pd,Rais S.Awat,Yaser Butudoka,Karmin O.Y Kaimo,Ramli Lampedu,Asisten 1 bidang pemerintahan Arianto Riuh,Kasat Reskrim Polres Buol,Kabag Ekbang,Kasat PolPP,Kadis Perhubungan, pemilik SPBU Diapati H.Fadli, dengan di liput oleh sejumlah media online dan elektronik. 

 Dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Buol untuk massa LIBAS yang menuntut di bubarkannya para calo pendistribusi BBM di setujui oleh ketua DPRD Srikandi Batalipu.

para pemerhati aspirasi rakyat ini tanpa toleransi meminta Wakil Bupati Buol membubarkan antrian pemilik galon-galon yang memicu terjadinya antrian panjang kendaraan Dump truk dan mobil ekspedisi lainnya.

Dalam RDP tersebut juga DPRD mengundang pemilik SPBU yang di hadiri oleh perwakilannya saja.

Semua pihak yang terlibat dalam RDP angkat bicara dan mencari solusi bagaimana dapat membubarkan para calo BBM namun kondisi kabupaten Buol tetap terjaga Kamtibmasnya.

Beberapa tawaran solusi yang di paparkan untuk sementara waktu masih dalam wacana dan belum dapat di pastikan bisa berjalan sesuai harapan.seperti contohnya tawaran akan di bangunnya Pom BBM yang dapat menjadi Sup penyalur yang khusus untuk kendaraan ekspedisi dan truk mengangkut material.

Sementara Wakil Bupati Buol H.Abdullah Batalipu menolak tegas keberadaan calo BBM di dua SPBU.tindakan tegas Wabup Buol di buktikan dengan turun langsung ke lokasi dan membubarkan para calo dan pengecer BBM di 2 lokasi tersebut.

tindakan ini di sertai dengan penunjukan sejumlah pejabat berwenang untuk melakukan pengawasan agar para calo tidak lagi melakukan pendistribusian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.

Hingga seusai pembubaran para calo, situasi dua SPBU tetap dalam keadaan kondusif.(Heny)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1