Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kasrem 133/NW Hadiri Rapim Polda Gorontalo Tahun 2026

Rabu, 18 Februari 2026 | Februari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-18T14:15:39Z


TransSulteng-Gorontalo– Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang diwakili Kasrem 133/NW, Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Tingkat Polda Gorontalo Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Titinepo, Mapolda Gorontalo, Rabu (18/2/2026).


Rapat Pimpinan kali ini mengusung tema sentral mengenai "Polri Presisi Siap Mengamankan Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026", khususnya dalam menjamin stabilitas keamanan nasional guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Gorontalo.


Rapim ini dibuka langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda, unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait lainnya. 


Fokus utama pertemuan tahun ini adalah sinkronisasi strategi pengamanan wilayah serta pemantapan kesiapan personel dalam menghadapi dinamika sosial di Provinsi Gorontalo.


Dalam paparannya, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo menyampaikan paparan komprehensif mengenai arah kebijakan institusi Polri di wilayah Serambi Madinah. 


Paparan tersebut menekankan pada penyelarasan strategi keamanan dengan program prioritas pemerintah pusat.


Kapolda menegaskan komitmen jajarannya dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI. Fokus utama meliputi penguatan profesionalisme dan soliditas TNI-Polri sebagai pilar stabilitas nasional. 


Kapolda menginstruksikan penegakan hukum yang adil dan transparan tanpa pandang bulu, serta dukungan penuh terhadap seluruh program strategis pemerintah guna memastikan keberlanjutan pembangunan.


Sejalan dengan visi pemerintah tahun 2026, Polda Gorontalo memprioritaskan pengawalan pada sektor-sektor vital, di antaranya Ketahanan Pangan & Energi, Program Makan Bergizi Gratis, Stabilitas Harga dan Investasi guna untuk menjamin keamanan pembangunan dan investasi nasional di daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Menutup paparannya, Kapolda memberikan instruksi tegas bagi seluruh personel Polda Gorontalo untuk menjaga kepercayaan publik (public trust):

- Zero Tolerance: Tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran hukum maupun disiplin.

- Respon Cepat: Penguatan pengawasan internal dan eksternal serta kewajiban menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat secara cepat dan tuntas.

- Integritas: Meningkatkan integritas, profesionalisme, dan soliditas institusi sebagai fondasi utama pelayanan masyarakat.


"Stabilitas Kamtibmas adalah harga mati sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo. 


Kita tidak boleh lengah sedikitpun dalam mengawal agenda pembangunan ini," tegas Kapolda dalam penutup arahannya.


Sementara itu, Kasrem 133/NW menyampaikan paparan strategis dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Tingkat Polda Gorontalo Tahun 2026. 


Paparan tersebut menggarisbawahi bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi tunggal bagi kemajuan ekonomi, sosial, dan politik bangsa.


Kasrem menegaskan bahwa tanpa kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, seluruh proses pembangunan akan terhambat. 


TNI dan Polri memiliki tugas yang saling melengkapi dalam menjaga tegaknya kedaulatan dan keamanan dalam negeri.


"TNI menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah, sementara Polri memelihara keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi masyarakat. 


Sinergi kedua institusi ini bukan sekadar koordinasi, melainkan faktor krusial bagi terciptanya lingkungan aman bagi rakyat Indonesia," ujar Kasrem.


Dalam menghadapi dinamika tahun 2026, Kasrem menetapkan beberapa area prioritas sinergi, yakni penanggulangan terorisme, penanganan konflik sosial, pengamanan perbatasan, serta mitigasi bencana alam.


Manfaat dari soliditas ini sangat signifikan, mulai dari meningkatkan efektivitas respons ancaman hingga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara. 


Kasrem tidak menampik adanya tantangan seperti perbedaan doktrin atau potensi ego sektoral, namun hal tersebut dapat diatasi dengan komunikasi yang intensif.


Sebagai langkah maju, Kasrem menekankan perlunya pembangunan "Budaya Sinergi" di semua jenjang, mulai dari pimpinan hingga personel di lapangan (Babinsa dan Bhabinkamtibmas).


"Sinergi TNI-Polri adalah kunci utama stabilitas nasional. Setiap langkah kolaboratif yang kita ambil hari ini adalah investasi penting bagi keamanan dan kesejahteraan bangsa di masa depan," pungkasnya.


Pemaparan ini menjadi penutup komitmen Korem 133/NW dalam mendukung penuh Polda Gorontalo untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif sepanjang tahun anggaran 2026.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini