Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polairud Parimo Tanam 100 Bibit Pohon di Pesisir, Perkuat Mitigasi Iklim dan Kesiapsiagaan Bencana

Kamis, 23 April 2026 | April 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-23T08:18:54Z


TransSulteng-Parigi Moutong – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana terus digencarkan oleh jajaran Polres Parigi Moutong. Melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud), kegiatan penanaman pohon dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bumi serta menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), Kamis (23/4/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WITA ini diisi dengan penanaman 100 bibit pohon keras jenis nantu dan kemiri di dua wilayah pesisir, yakni Desa Boyantongo dan Desa Olaya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim yang kian dirasakan, khususnya di kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi dan bencana alam.

Aksi penghijauan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan ini Plt. BPBD Kabupaten Parigi Moutong Rivai, S.T., M.Si, Sekcam Parigi Selatan Bambang Bahri, S.T, perwakilan Sat Polairud Polres Parimo Aiptu Kusuma, Kepala Desa Boyantongo Yulianti, S.Pd, Babinsa Koramil 1306-08/Parigi Serda I Wayan Koroh Wijaya, Bhabinkamtibmas Aipda Lukas Sujana, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan sekitar 50 warga. Turut hadir pula Sekretaris Desa beserta perangkat Desa Olaya.

Kasat Polairud Polres Parigi Moutong IPTU Gigih Winanda, S.H menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam.

“Penanaman pohon ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Selain mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan pesisir, langkah ini juga menjadi bagian dari mitigasi bencana serta pengendalian dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menanam, tetapi turut merawat pohon-pohon tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat terus terjalin. Lingkungan yang terjaga adalah benteng utama dalam menghadapi berbagai ancaman bencana,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang terlibat aktif dalam proses penanaman. Selain mempererat sinergi lintas sektor, aksi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan.

Melalui momentum Hari Bumi dan kesiapsiagaan bencana, Polairud Parimo menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelestarian lingkungan.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini