Patroli di Tentena, Brimob Sulteng Lakukan ini


TransSulteng - Sejumlah personel Brimob yang berasal dari Kompi IV Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah gelar giat patroli di seputaran Tentena sekaligus memberikan himbauan kamtibmas  kepada warga, Kamis (3/2/2022) 

Patroli yang dilaksanakan oleh Bripka Rony Naftali beserta 10 personel lainnya tersebut menyasar tempat-tempat umum dan perumahan warga  dengan tujuan utama ciptakan situasi yang aman dan kondusif sekaligus menjaga silaturrahmi dengan warga sekitar 

”tujuan kami melaksanakan patroli ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat kepada masyarakat, dan juga sebaga upaya Polri untuk terus hadir ditengah-tengah masyarakat, sehingga menguragi rasa kekhawatira serta menjalin hubungan harmonis dengan warga”.

“Kegiatan patroli dilakukan lebih mengedepankan dialog dan memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat” ungkap Bripka Rony.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bripka Roni dan kawan-kawan lugas menggunakan dialek lokal dan memanfaatkannya ciri kebudayaan lokal dalam penyampaian maksud dan pengumpulan informasi. Utamanya dengan mempromosikan Brimob yang humanis sehingga diharapkan mampu menjaga hubungan harmonis yang selama ini sudah terjalin. 

Adaptif, responsif dan humanis adalah sisi Brimob yang Bripka Roni dan rekan-rekannya tampilkan dan tidak lain merupakan perwujudan petunjuk pimpinan tertinggi. 

Yang melalui Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol Mokhamad Alfian Hidayat, S.I.K. telah tegaskan pada apel perdana beberapa waktu silam kepada jajarannya agar membuka wawasan dan kesadaran tentang kondisi sekitar, memahami tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan dan fungsi yang dibebankan. 

Kearifan lokal (local wisdom) memiliki karakteristik yang cukup efektif untuk menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, bahkan untuk  menyelesaikan konflik yang terjadi. 

Nilai strategis kearifan lokal dalam mewujudkan peradaban yang unggul, yang melalui komunikasi strategis yang disuguhkannya, diantaranya melalui penggunaan bahasa daerah dan dialek lokal  cukup ampuh dan efektif dalam penyampaian maksud dan penegasan pentingnya kehadiran hukum ditengah-tengah masyarakat (Pemolisian masyarakat efektif). (bripka Azli Sinaga)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1