Realisasikan Visi Misi 2021-2026, Bupati Zukri Gesa Tingkatkan Infrastruktur dan Pariwisata


TransSulteng-Pelalawan– Kondisi sarana jalan yang menjadi akses perhubungan di Kabupaten Pelalawan hingga setakat ini masih banyak yang memprihatinkan. Alhasil, akibat minimnya ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai, banyak potensi daerah yang belum dapat dikembangkan secara optimal.  Termasuk sektor pariwisata.

Justru itu, di era pemerintahan Bupati H. Zukri dan Wakilnya H. Nasarudin, pembangunan dan peningkatan infrastruktur menjadi prioritas dan digesa pelaksanaannya guna mendorong perekonomian daerah dalam rangka terwujudnya kesejahteraan masyarakat Pelalawan yang menjadi harapan dan cita-cita bersama. Sebagaimana tertuang dalam Visi Misi 2001-2006 pasangan ini yang bertekad terwujudnya ‘PELALAWAN MAJU’. Di antaranya Maju Infrastuktur melalui pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan, Maju Wisata & Budaya dengan mengembangkan pariwisata daerah berbasis partisipasi masyarakat dan budaya Melayu sebagai perekat negeri.

Dalam membangun sarana dan prasarana di daerah, Pemkab Pelalawan menyadari tidak bisa hanya bergantung pada kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) daerah semata. Sebab, biaya yang dibutuhkan untuk infrastrukur saja sangat besar, sementara anggaran daerah terbatas. Makanya, potensi pembangunan ditingkatkan melalui bantuan APBD Provinsi Riau dan APBN.

Selain itu, keberadaan perusahaan swasta yang cukup banyak beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan dapat dimanfaatkan dan diharapkan berkontribusi dalam membangun infrastruktur di daerah melalui program Corporate Social Responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan. Apalagi infrastruktur di daerah selama ini juga menjadi akses transportasi dunia usaha dalam menjalankan operasionalnya. Sebab, sebagaimana dikatakan Bupati H. Zukri,  semua pihak perlu bersinergi untuk mewujudkan pembangunan berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan.

Salah satu infrastruktur jalan yang melibatkan dukungan perusahaan adalah jalan poros Ukui – Kerumutan mengalami kerusakan parah, hal ini disebabkan jalan tersebut menjadi akses mobilisasi kendaraan berat bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ukui, Pangkalan Kuras, Kerumutan, Bandar Petalangan dan Teluk Meranti.

Buruknya jalan penghubung ke Kerumutan tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah , secara khusus Bupati  H.  Zukri baru-baru ini telah memanggil tujuh perusahaan yang beroperasi di wilayah kecamatan tersebut  yakni PT Sari Lembah Subur (SLS), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Inti Indo Sawit (IIS), PT Gandahera Hendana Plantation, PT CAS, PT Mekar Alam Lestari (MAL) dan PT Arara Abadi.

Dalam pertemuan di kantor Bupati, ketujuh perusahaan tersebut diminta secara tegas oleh Bupati H. Zukri untuk berkontribusi dalam peningkatan jalan poros Ukui – Kerumutan karena masyarakat yang bermukim di sana bahkan ada yang belum menikmati jalan tersebut dengan selayaknya. Justru malah karena banyak ditemukan  kerusakan akibat beban tonase yang berlebih dari kendaraan perusahaan yang melewati jalan tersebut.

Bupati H. Zukri meminta kepada perwakilan perusahaan yang dipanggil satu persatu tersebut diminta kesanggupannya untuk membangun jalan. Apalagi, jalan yang bakal dibangun perusahaan juga ikut menikmati. Sementara bagi perusahaan yang didesak membangun badan jalan tidak di lintasi tapi di nikmati masyarakat, pemerintah daerah akan menentukan titiknya.

“Wajar, karena perusahaan Bapak-bapak ada yang puluhan tahun beroperasi, ada yang tahun 1986, 1991 sudah beroperasi di Pelalawan. Sudah  berapa keuntungan perusahaan, sedang masyarakat perlu menikmati jalan itu. Bapak-bapak perusahaan kan berinvestasi di Pelalawan perlu nyaman juga dan itu untuk kesejahteraan rakyat, mari bersama sama kita membangun pelalawan,” tegas H. Zukri ( sri imelda )

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1