Gubernur,bersama Tim Ahli Kementeri Pertanian , Rapat Terbatas Pengembangan Pertanian Sulawesi Tengah sebagai Pengangga IKN


Transsulteng-Palu Sulawesi Tengah-Rapat Terbatas tersebut dilaksanakan untuk mempersiapkan bahan Laporan kepada Menteri Pertanian Bapak Sahrul Yasin Limpo , terkait dengan kesiapan Pengembangan Kawasan Pangan Nusantara dan kesiapan Sulawesi Tengah sebagai Penyangga IKN.

Rapat terbatas tersebut diikuti , Stah Ahli Menteri Pertanian Erik Tamalagi, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Nelson Haitubun, Kepala BPPT Dr. Abdul Wahab, M.Si. Stap Ahli Gubernur Bidang Fiskal Rony Tanusaputra , Tim Ahli Gubernur Bidang Ketahanan Pangan , Pertanian , Perkebunan dan Holtikultura , Peternakan dan SDA, Moh. Hamdin , Kepala Sekretariat TA Gubernur , Andi Aril Pattalau.

Stap Ahli Menteri Pertanian Erik Tamalagi menyampaikan beberapa amanat Menteri Pertanian kepada Gubernur agar lokasi Pengembangan Kawasan Pangan Nusantara memiliki legalitas yang baik supaya pengelolaannya dapat berjalan baik kedepan.

Selanjutnya Pak Erik Tamalagi , menyampaikan bahwa Negara Indonesia sesuai dengan pernyataan FAO sudah pada Swasembada Pangan Karena sudah 3 Tahun tidak melakukan Impor Pangan Dari Luar hal ini juga merupakan bagian Kontribusi besar dari Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Erik Tamalagi , menyampaikan bahwa Napu sebagai Kawasan Pengembangan Tanaman Holtikultura akan terus dilakukan Dukungan oleh Kementrian Pertanian dan meminta Kerja sama BPPT dan Badan Litbang dapat terus ditingkatkan untuk meningkatkan produktifitas pertanian Sulawesi Tengah dan juga dapat menciptakan Varitas Pertanian , Perkebuna dan Peternakan lokal Yang Unggul di Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah sangat siap menjadi Wilayah Pengembangan Pertanian , Perkebunan dan Peternakan untuk mendukung Swasembada Pangan Nasional dan sebagai daerah Penyangga IKN.

Gubernur menyampaikan bahwa Profesi Petani kedepan akan menjadi Primadona karena dapat memberikan kesejahtraan kepada masyarakat sehingga Provinsi sudah memberikan pelatihan Petani Melenial untuk mewujudkan Pertanian yang Maju , Mandiri dan Moderen.

Pada Kesempatan itu Gubernur meminta Perhatian yang serius terhadap Pengembangan Potensi Pertanian , Perkebunan dan Peternakan dan Perikanan dan Perikanan , Kedepan Bappeda saya minta Program - Program yang tidak mendukung Visi dan Misi agar dialihkan kepada Program Unggulan untuk mewujudkan tercapainya Visi dan Misi Gubernur.

Kedepan diminta Gubernur Program Unggulan harus di Support Program Pendukung melalui beberapa OPD sehingga ada singkronisasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik .

Gubernur meminta Badan Litbang ,Dinas Pertanian lakukan kerja sama Riset untuk pengembangan Sektor Pertanian , Perkebunan, Peternakan dan Perikanan untuk dapat menghasilkan Varitas baru yang memiliki hasil yang lebih optimal.

Gubernur meminta Kepala Dinas Pertanian , Dan BPPT dapat mempersiapkan data yang dibutuhkan dalam pengembangan Produktifitas Pertanian untuk disampaikan pada pertemuan bersama Menteri Pertanian di Jakarta. 

Biro Administrasi Pimpinan/LP Suardi

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1