Gubernur,didampingi Ibu Ketua TP.PKK Provinsi Membuka Workshop Pengurangan Resiko Bencana Assosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia


Transulteng-Palu-Kegiatan pengurangan Resiko Bencana Assosiasi penanggulangan Bencana tersebut dihadiri Para Walikota Korwil VI , antara lain Walikota Ternate, Walikota Tidore, Walikota Kendari , Walikota Pare-Pare dan OPD teknis Masing -Masing.

Dr. Abdul Talib Mustafa , M.Si, Manajer Sekretariat Apeksi Korwil VI , menyampaikan bahwa Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura selaku Peletak Pondasi Terbentuknya Apeksi Korwil VI , 

Selanjutnya menyampaikan bahwa besok akan dilaksanakan Lokakarya Pengurangan Resiko Bencana , karena kesiagaan Penanganan Bencana sangat penting karena bencana tidak pernah kita ketahui kapan datangnya dan kegiatan juga akan dilaksanakan kunjungan lapangan terdampak bencana di Kota Palu,ucapnya

Lanjut Sambutan Walikota Palu , H. Hadyanto Rasyd, SE, terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan kepada Kota Palu tempat Pelaksanaan Workshop Apeksi Wilayah VI, yang mengambil Thema , Pengurangan Resiko Bencana hal ini sangat bermakna sehubungan dengan Kota Palu  

Dan ada beberapa daerah Kabupaten lainnya baru mengalami musibah bencana yang penanganannya Sama sperti kita sebelumnya banyak tantangan,tutur walikota

pada kegiatan Workshop besok akan banyak didiskusikan terkait dengan upaya dalam penanggulangan Bencana , 

Walikota Palu juga menambahkan bahwa walikota akan banyak belajar kepada walikota - walikota yang sudah maju sehingga kota palu dapat menjadi Kota Yang Maju dan berkembang.

Selanjutnya Ketua Apeksi Korwil VI Capt,H. Ali Ibrahim , MH. Walikota Tidore Dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Peserta Wokshop Apeksi Wilayah VI yang diambil thema Worshop Penanggulangan Resiko Dampak Bencana yang merupakan program kerja Apeksi Wilayah VI , dimana kegiatan ini sebelumnya tertunda disebabkan terjadinya bencana Palu , sehingga kita bersyukur karena saat waktu yang sungguh baik , ujar Ali ibrahim selaku ketua Apeksi korwi v1 Capt .

Bencana Sulawesi Tengah tanggal 28 September 2018 yang menggonjang daerah kota Palu selama 28 Kali demikian juga kota kota lainnya di wilayah VI yang memiliki resiko Bencana sehingga Topik ini sangat tepat untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam penanganan Bencana.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Apeksi Pusat Dr. HI. Marten A. Taha M.EC DEV, menyampaikan kepada gubernur sulawesi tengah, Wakil ketua dewan pengurus itu mengucapka Selamat Datang Kepada Gubernur Sulawesi Tengah H  Rusdy Mastura , selaku Peletak Pondasi Apeksi Wilayah VI. 

Pesan Dari Ketua Apeksi Pusat Bima Arya beliau Menjalankan Ibadah Haji dan memberikan mandat kepada Saya Wakil Ketua Dewan Pengurus .

Dan Tema Worshop ditetapkan sesuai dengan kondisi Daerah tempat pelaksanaan dan penetapanan tema juga sehubungan dengan begitu cepatnya Perubahan Iklim yang berubah dan juga banyak menimbulkan bencana.

Selanjutnya Rakornas Apeksi Akan dilaksanakan di Kota Padang Tahun 2023 dengan beberapa kegiatan yang diharapkan berdampak terhadap pembangunan Dan perlindungan lingkungan.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastur,  Apresiasi atas kepercayaan terhadap Kota Palu sebagai Tempat Pertemuan Anggota Apeksi Wilyah VI dan menyampaikan selamat datang di Palu di Kota 5 Dimensi yang terdiri , Gunung, lembah , Laut , Sungai dan Alam .

Gubernur Juga mengapresiasi Tema Workshop terkait dengan Pengurangan Resiko Dampak Bencana,Khususnya Aspek Mitigasi Bencana 

Gubernur Menyampaikan Pada Tahun 2013 dibiayai Unesco sebagai pembicara di Forum Internasional tentang Penanganan Bencana hal itu karena terdapat 3 Sesar yang Paling Kejam di Dunia salah satunya Sesar Palu Koro, Sesar Palu Koro ditemukan Dua Orang Bersaudara Sarasim , dan hasil kajian tersebut telah disusun tetapi banyak pihak yang mengabaikan untuk itu Gubernur berharap Jangan pandang mata sebelah dengan hasil  Penelitian.

Gubernur Juga Meminta Walikota Palu agar Dapat mempersiapkan Pelajaran yang memberikan pengetahuan terkait dengan dengan Resiko Bencana dan Mitigasi Bencana di Kota Palu.

Gubernur juga memaparkan tentang Mujizat Allah SWT sehingga Gubernur dapat selamat dari Dampak Bencana 28 September 2018 yang lalu , Pada Waktu terjadinya bencana Gubernur Kala itu ada di Warung Pantai Talise , dan tiba tiba beliau diajak teman ke Palolo untuk melayat Tokoh BK yang pada Waktu itu, hal itulah yang membuat beliau selamat dari Dampak Bencana 

Selanjutnya Gubernur menyampaikan kadang bertanya kepada Tuhan , Kenapa Tuhan Bisa Memilih Saya menjadi Pemimpin Seperti Ketua DPRD 2 Priode, Walikota 2 Priode dan Saat ini dipercaya menjadi Gubernur, mungkin Tuhan sayang sama saya untuk bisa melakukan hal yang baik untuk banyak orang. Olehnya pada kesempatan itu Gubernur mengharapkan kepada seluruh Anggota Apeksi terus mempertahankan organisasi Apeksi ini terus ada dan terus berbuat kebaikan kepada orang banyak.

Pada Kesempatan Itu Gubernur berharap Bahwa Visi Utama  untuk terus meningkatkan Fiskal Daerah melalui Pengelolaan Potensi Daerah , bahwa Peningkatan Fiskal Provinsi Sulawesi Tengah Satu Tahun ini naik 6% demikian juga Gini Rasio berada pada 0,32 , Pertumbuhan Pembangunan sulawesi tengah 11,7%, dan Satu Tahun ini juga  Angka Kemiskinan Turun 1 % , dengan Kondisi Penanganan Bencana Alam, Bencana Covid dan Juga Bencana Sosial Poso 

Alhamdulillah kita mencapai pretasi tersebut, semoga kedepan prestasi Dapat terus kita capai untuk peningkatan kesejahtraan orang banyak harap gubernur 

Pada akhir Sambutan Gubernur menyampaikan kepada seluruh Walikota Yang hadir untuk melakukan kepemimpinan dengan baik dan Berdoa Semoga Semua walikota dapat menjadi Pemimpin Pemimpin Nasional kedepan karena hal itu merupakan otoritas Allah membuat Seseorang menjadi pemimpin maka dari itu teruslah berlomba lomba melakukan kebaikan ,pungkasnya

Biro Administrasi Pimpinan/Ans-sd

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1