Kesiapan Kemenag Parimo jelang AKMI 2022

Transsulteng - PARIGI MOUTONG-  Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong tengah mempersiapkan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI).

Dikutip dari akmi.kenenag.go id,  Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid Madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. 

AKMI digelar secara serentak di 34 Provinsi  setiap tahunnya. 

Abdul Rahman SSi selaku Staf Seksi Pendidikan Islam Kementrian Agama Kabupaten Parigi Moutong saat disambangi di raung kerjaya Kamis (28/7/22) mengatakan, setiap tahun Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong akan melaksanakan AKMI sebagai bagian pengembangan kompetensi Sekolah Islam. 

"Setiap tahunnya kita ada asesmen AKMI. Sekarangkan kita akan menghadapi asesmen untuk madrasah. Yang mengikuti asesmen untuk Madrasah Aliyah adalah siswa kelas 11, dan untuk MTs kelas 8 serta untuk MI kelas 5," Ucapnya. 

Rahman katakan, tujuan dari diadakannya AKMI bukan sebagai penetu kelulusan siswa tetapi bagaimana membangun karakter siswa yang bermartabat dan kompoten. 

"Asesmen ini bukan untuk penentu kelulusan, tetapi bagaimana melihat siswa mempunyai karakter seperti apa, karena nantinya akan kelihatan dalam asesmen itu,"Terangnya.

Lanjut Rahman, pelaksanaan AKMI akan digelar pada bulan Oktober dan November 2022. Olehnya kata ia, saat ini Kemenag Parimo tengah fokus untuk mempersiapkan penyelenggaraan AKMI tersebut. 

"Sekarang ini masih sementara persiapa. Perisiapannya itu mulai dari kelengkapan data. Data tersebut di input melalui aplikasi EMIS. Data itu akan ditarik pertama dari akun Bio, ada yang namanya BioAN (Biodata Asesmen Nasional). Setelah datanya dari BioAn itu, operator harus mempersiapkan data yang sudah valid, jika datanya sudah valid maka ditarik ke web ANBK. Siswa yang datanya sudah masuk di web ANBK akan secara otomatis akan mengikuti asesmen nanti,"Jelasnya 

Dalam penjelasannya Rahman mengungkapkan, kesiapan Kemenag Parimo sekitar 60 persen, diikuti dengan upaya sosialisasi AKMI kepada MI, MTs dan MA terkait data siswa yang telah dilakukan kemenag Parimo pada pekan ke-3 bulan Juli kemarin. 

"Untuk kelancaran kegiatan ini, marilah kita kerjasama antara operator dan Kepala Kepala Madrasah. Saling mendukung, saling memperhatikan. Operator juga harus bertanggung jawab atas apa yang harus dipertanggung jawabkannya (data siswa) karena ini menyangkut soal siswa,"Tutup Rahman.

INAYA SALSABILA/ DISKOMINFO PARIGI MOUTONG/Windy

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1