Gubernur Sulawesi Tengah Menerima Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah Slamet Riady dan Jajaran.


TransSulteng-Palu-Pertemuan Gubernur Bersama Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah Slamet Riady dan Jajaran untuk persiapan Kunjungan Kepala BPK RI yang berkunjung Ke Sulawesi Tengah Guna Memberikan pengarahan dan Pembinaan Tata Kelola Keuangan Negara yang baik Kepada Pemerintah Daerah yang direncanakan Tanggal 15 Agustus 2022.

Selanjutnya Gubernur Menyampaikan bahwa apresiasi Gubernur atas rencana Kunjungan Ketua BPK RI di Sulawesi Tengah untuk Memberikan arahan dan Pembinaan Tata Kelola Keuangan yang baik Kepada Pemerintah Daerah .

Gubernur meminta Kepala Kepala BPKAD agar mengundang Para Bupati dan Walikota Palu untuk bisa bersama sama hadir pada Acara Kunjungan Kepala BPK RI tersebut.

Tambah Gubernur Untuk Melakukan Diskusi dan meminta Dukungan Kepala BPK RI untuk dapat memberikan dukungan terhadap Pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Daerah dalam hal Tata Kelola Keuangan Pemerintahan yang baik.

 Penyampaikan bahwa Pengurangan Kemiskinan dan Penurunan Angka Stunting menjadi Prioritas dan Peningkatan Kwalitas Infrastruktur Daerah.

bahwa kita bersyukur Tahun Anggaran 2021 Yang Lalu Angka Kemiskinan Kita Menurun diangka 1 % hal ini dipicu penyaluran KUR dengan Bunga Yang Rendah dan Persyaratan yang Mudah , Untuk itu Gubernur Meminta Dukungan Kepala BPK RI agar sama sama mendorong agar Bupati dan Camat dapat memberikan dukungan kepada Masyarakat memanfaatkan Skema KUR dengan Bunga 3 %.

untuk memastikan Realisasi penyaluran KUR Gubernur akan berkunjung Ke Manado untuk berdiskusi dengan Kanwil BRI manado sudah sejauhmana realisasi KUR di Sulawesi Tengah. 

Agar pemanfaatan dana Alokasi Dana Desa  dapat lebih berdampak kepada Masyarakat Langsung Gubernur meminta Dorongan Kepala BPK agar dapat memberikan dukungan atas penata kelolaan keuangan Desa yang baik dan bisa bermanfaat dan berdampak baik kepada masyarakat

 ada 2 Program yang Harus didorong untuk Program Dana ADD antara lain Program BPJS Desa dan Program.Smart Village, Menteri Desa, Daerah Tertinggal sudah Menyetujui tetapi belum menandatangani Suratnya hal ini harus didorong supaya desa bisa mengalokasikan anggarannya.paparnya

Selanjut Gubernur Menyampaikan Dukungan kepada Kepala BPK terhadap penata Kelolaan Dana BOS dan Peningkatan Mutu Pendidikan ada beberapa hal yang diminta Gubernur kedepan Kepala Sekolah tidak boleh Mengelola Proyek Sekolah yang membuat Pikiran Kepala Sekolah tidak Fokus dalam Peningkatan Kwalitas Mutu Pendidikan Sekolah , Tersita pemikiran Kepala Sekolah Untuk Pekerjaan Proyek. 

Bahwa Sulawesi Tengah sudah ditetapkan sebagai Penyangga Pangan Nasional Khusunya Tanaman Jagung , dan Sudah disiapkan Lahan seluas 178 ribu Ha. Untuk Program Penyangga Pangan Nasional tersebut .tutupnya

Kepala BPK RI Slamet Riady Mengampresiasi perjuangan Gubernur untuk percepatan Pembangunan Sulawesi Tengah termasuk upaya pengurangan Angka Kemiskinan di Sulawesi Tengah , untuk mempersiapkan Sulawesi Tengah Sebagai Penyangga Pangan Nasional Kepala BPK RI mengaharapkan agar dibuat Siklus yang baik , Lahannya , Pupuknya dan Tingkat Produksi dan Pasarnya yang jelas , Kalau siklusnya baik pasti sangat berdampak kepada Kesejahtraan Masyarakat. Tutupnya.lp-SD

Biro Adninistrasi Pimpinan

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1