Anggota MPR RI Misharti Melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan


TransSulteng-Anggota MPR-RI Dapil Propinsi Riau Dr. Hj.  Misharti, S.Ag., M.Si menggelar sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara di STAI Al-Azhar Pekanbaru pada tanggal 8 Agustus 2022. Guna memperkuat nilai-nilai kebangsaan bagi generasi bangsa, sosialisasi ini gencar dilakukan setiap tahun nya. 

Pada kegiatan tersebut,  dihadiri  oleh Pimpinan STAI AL-Azhar, civitas akademika, dan mahasiswa STAI Al-Azhar Pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Misharti dalam hal ini menjadi pemateri utama, menyampaikan banyak hal terkait semangat mahasiswa dan motivasi untuk berupaya mempertahankan dan menjaga empat pilar kebangsaan.

“Mahasiswa merupakan agen of change maka hendaknya memahami tentang empat pilar MPR-RI, Mulai dari Pancasila yang sebagai ideologi bangsa, UUD 1945 sebagai Konstitusi dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk dan Bihineka tunggal ika sebagai semboyan bangsa” Ungkapnya.

Nilai-nilai yang terkandung didalam 4 pilar berkebangsaan yang terdiri dari Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika, dijelaskan secara rinci oleh Misharti, "4 Pilar kebangsaan ini merupakan sendi utama yang menopang perubahan karakter generasi bangsa menjadi lebih baik. 

Pemahaman akan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kunci dari pedoman berperilaku dan berbudaya. Saya lebih menegaskan bahwa 4 pilar yaitu Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika seharusnya menjadi pilar dan acuan  dalam kehidupan sehari hari . 

Dan 5 (lima) sila dalam pancasila harus menjadi dasar dalam kita berbangsa dan bernegara, " ucap Misharti.

Lebih lanjut,  misharti juga mengatakan bahwa dalam bernegara dan juga bermasyarakat, harus harus selalu mengedepankan saling menghargai, toleransi, tenggang rasa serta saling berbagi dalam menjalankan kehidupan sehari hari.

Kampus atau Sekolah Tinggi ini sebagai cikal bakal calon pemimpin bangsa tentunya wajib memahami dan mengimplementasikan apa-apa yang terkandung dalam pilar kebangsaan tersebut. Mahasiswa perlu memiliki rasa kecintaan akan tanah air dan juga memperluas wawasan.

Selain itu diharapkan adanya peran aktif  masyarakat dalam menaati peraturan baik formal maupun informal, bijak dalam berkomunikasi baik dalam hubungan kemasyarakatan maupun di dunia maya, menjunjung tinggi sikap toleransi, serta memiliki sikap ketaatan beragama yang toleran adalah modal besar kuatnya persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. “Penguatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sejak dini perlu dikembangkan sehingga menjadi bagian dari sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.


Misharti menegaskan bahwa dengan integritas dan komitmen bersama, maka Empat Pilar tersebut akan semakin kokoh, semakin mewarnai keberlanjutan dan dinamika kebangsaan ke depan.

"Penguatan terkait 4 pilar berkebangsaan ini bisa kita laksanakan dan jadikan acuan bagi kita semua dalam bersosialisasi berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat yang bermartabat, " pungkasnya.

Misharti berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini akan semakin meningkatkan Kerjasama antara STAI Al_Azhar Pekanbaru dengan lembaga-lembaga negara seperti MPR-RI maupun lembaga lainnya yang kan meningkatkan kualitas dan intelektualitas baik bagi dosen, civitas akademika maupun mahasiswanya.

Rls/Herma/Sri imelda

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1