Notification

×
Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1
Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1
IMG-20231101-WA0025 IMG-20231101-WA0024

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Tag Terpopuler

Tak Tahu Jalan Pulang, Murid Kelas I SD Di Morowali Dikira Diculik

Kamis, 26 Januari 2023 | Januari 26, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-01-28T01:36:36Z


TransSulteng-Morowali-Warga Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dihebohkan dengan dugaan penculikan terhadap seorang anak laki-laki berusia 6 tahun, tepatnya pada Kamis (26/1/2023).

Seorang wanita bersama beberapa orang lainnya yang menangis histeris, mendatangi Kantor Polsek Bungku Tengah, dan sempat mengejutkan perugas.

Kustianti melaporkan bahwa anaknya yang bernama Muhammad Rasik Rifai, murid kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah DDII Bungku Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, menjadi korban penculikan di seputaran jalur 16.

Kustianti mengungkapkan bahwa anaknya telah diculik oleh seseorang yang mengendarai mobil Avanza berwarna hitam, berdasarkan keterangan dari teman sekolah anaknya.

Personil Polsek Bungku Tengah pun langsung melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian.

Namun ternyata, anak tersebut ditemukan oleh salah seorang warga Desa Bahoruru, sedang menangis di pinggir jalan dan langsung dibawa ke kantor Lurah Matano.

Kapolsek Bungku Tengah, AKP Gusty bersama personil selanjutnya melakukan penjemputan anak tersebut di kantor Lurah Matano dan kemudian dibawa ke Polsek Bungku Tengah. 

Kapolsek mengatakan, dari keterangan anak tersebut, tidak benar bahwa adanya kejadian penculikan, melainkan pada saat pulang sekolah, ia lupa jalan kembali menuju rumahnya, dan berdasarkan keterangan ibu korban, anaknya memang sedikit mengalami permasalahan daya ingat.

 Sementara, Kasat Reskrim Polres Morowali, Iptu Arya Widjaya mengatakan, adanya kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan penyekatan di seluruh wilayah Polsek jajaran, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum pasti kebenarannya, dan menyaring informasi sebelum meyebarkannya ke publik.

Para orang tua juga diminta untuk menyampaikan kepada anak-anaknya untuk tidak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. "Dari kejadian ini, kami dari Polres Morowali menghimbau kepada masyarakat untuk terlebih dahulu menyaring informasi sebelum disebarkan ke ranah publik, karena jika tidak benar, bisa meresahkan banyak orang, dan kepada para orang tua, sebaiknya menyampaikan kepada anak-anaknya untuk tidak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal" tandasnya.BAMS/IRD.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini