TransSulteng-Tolitoli-Mahasiswa perpit cabang Gorontalo laksanakan Sosial Project dengan tema: "Pemberdayaan Masyarakat Desa Oyom Dalam Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Bahan Lokal Demi Generasi Unggul Bebas Stunting" bekerjasama dengan pemerintah Kecamatan Lampasio Desa Oyom Kabupaten Tolitoli Sabtu, 29 Juli 2023 di Aula Kantor Desa Oyom.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan S. Sos dalam sambutannya mewakili Bupati Tolitoli Mengatakan Apresiasi luar biasa kepada Mahasiswa Perpit Gorontalo yang sudah menjadikan Desa Oyom sebagai tempat sosial project dalam penanganan dan pencegahan Stunting.
Stunting oleh Pemerintah salah satu musuh terbesar karna di Indonesia sudah sangat luar biasa capaian tingginya yang dialami Pemerintah, Standar WHO organisasi Kesehatan Dunia Stunting seharusnya berada di 20 ℅ tetapi di Indonesia Stunting sudah tembus di 24,5℅ sehingga Pemerintah yaitu Presiden RI berharap 2045 kita memasuki Generasi Emas, Tahun 2024 kita harus sudah bisa menurunkan referensi ini minimal turun di 14℅, Stunting di Indonesia sudah tembus di 5 juta jiwa bayi melalui Stunting. Harapan Pemerintah 2024 bisa turun di 16℅ 2045 kita bebas Stunting.
Diakhir sambutan Sekretaris Daerah menyampaikan berharap kegiatan ini dapat dilakukan di wilayah lainnya di Kabupaten Tolitoli dan kepada Masyarakat Desa Oyom untuk mau belajar, menerima dan bergerak bersama para Stakeholder untuk penanganan dan pencegahan Stunting.
Turut hadir Camat Lampasio, Babinsa Lampasio, kepala Puskesmas Lampasio, Kepala Desa Lampasio, perwakilan Dinas Perpustakaan Tolitoli, perwakilan Masyarakat Desa Oyom, perwakilan Mahasiswa Madako Tolitoli serta para Mahasiswa Perpit Gorontalo.
Tim liputan Bagian Prokopim Setdakab. Tolitoli.wahyu





















