Notification

×
SELAMAT-HARI-RAYA-3 Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1
SELAMAT-HARI-RAYA-3 Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penemuan Buaya ke 2, Dinas Perikanan Morowali Imbau Masyarakat Berhati-Hati

Rabu, 05 Juni 2024 | Juni 05, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-05T11:00:48Z


TransSulteng
- Morowali - Setelah viral penemuan seekor Buaya di Kabupaten Morowali pada 18 April 2024 lalu, kini ditemukan lagi seekor buaya di Pantai Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Jumat (31/5/2024). Hal ini membuat masyarakat khawatir jika beraktivitas di sekitaran pantai.


Salah satu pegiat lingkungan yang juga merupakan Ketua organisasi Sombori Diving Conservation (SDC), Kasmudin menanggapi penemuan Buaya di perairan Kabupaten Morowali. Menurutnya, sebagai salah satu pihak yang sering beraktivitas di laut dan pantai, khususnya untuk melakukan penyelaman, pihaknya cukup khawatir dengan keberadaan Buaya di sekitar Pantai di Morowali.


Kasmudin mengatakan, Ia dan rekan-rekannya harus lebih waspada ketika menyelam dan melakukan aktivitas lainnya di laut, seperti merawat terumbu karang dan biota laut lainnya.


"Kami dari SDC sebelumnya sangat tenang dalam berkegiatan di laut, merawat dan menikmati keindahan alam bawah laut Morowali, namun ketika ditemukan Buaya, kami jadi waspada dan berjaga-jaga. Keadaannya tidak senyaman dulu," ungkapnya.


Sementara itu, Dinas Perikanan Kabupaten Morowali langsung sigap menangani Buaya yang ditemukan masyarakat di Pantai Desa Bahoruru. Buaya berjenis kelamin betina tersebut langsung dievakuasi dan dikarantina.


Selanjutnya Buaya tersebut diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng untuk dilakukan penanganan di penangkaran.


Kabid Pengawasan Sumber Daya Perikanan dan Perizinan Dinas Perikanan Kabupaten Morowali, Muh. Amir Jafar yang didamping oleh petugas PSDKP Morowali, Fahrin Djanas dan petugas pengawas perikanan H.R. Zulkifili melakukan penyerahan Buaya tersebut kepada BKSDA Sulteng, Rabu (5/6/2024).


Muh. Amir Jafar, mewakili Dinas Perikanan Kabupaten Morowali mengimbau kepada masyarakat, khususnya kepada para orang tua untuk melarang anak-anaknya mandi-mandi di laut untuk sementara waktu.


Kepada para Nelayan di Kabupaten Morowali, Amir berpesan agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas di laut dan tetap waspada.


"Kami berharap, semoga satwa yang ditemukan ini bukan menjadi awal, tetapi akhir dari penemuan Buaya di Kabupaten Morowali," tandasnya. (DK)

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini