TransSulteng-Wali Kota Palu diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu, Abidin, S.IP, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Kota Palu yang mengusung tema “Bersatu Berjuang Menjaga dan Memajukan Kota Palu Tercinta” pada Sabtu, (17/01/2026) Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polibu Utama BPMP, Jalan Dr. Soetomo, Kota Palu.
Kehadiran Pemerintah Kota Palu merupakan bentuk dukungan terhadap peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Musda IV DPD Wahdah Islamiyah Kota Palu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)Kota Palu, perwakilan Kementerian Agama, perwakilan Dinas Pendidikan, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah K.H. Muhammad Yani Abdul Karim, Lc., M.A., serta Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kota Palu, Ustaz Bahrul Ulum.
Dalam sambutannya, Kaban Abidin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPD Wahdah Islamiyah Kota Palu atas terselenggaranya Musyawarah Daerah ke-IV ini.
Ia menilai tema yang diangkat, “Bersatu, Berjuang, Menjaga dan Memajukan Kota Palu Tercinta”, merupakan tema yang sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan daerah saat ini.
Tema tersebut, menegaskan pentingnya persatuan, semangat perjuangan, serta komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan demi terwujudnya kemajuan Kota Palu yang aman, harmonis, dan berkelanjutan, lanjut Kaban.
Kaban Abidin juga menegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perubahan sosial, pengaruh globalisasi, hingga dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, seluruh elemen masyarakat dituntut untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta ukhuwah insaniyah.
Lebih lanjut, Kaban Abidin berharap melalui Musda IV ini akan lahir kepemimpinan serta program-program yang visioner, moderat, dan inklusif, yang mampu memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas, sekaligus sejalan dan mendukung visi pembangunan Kota Palu yang berkelanjutan, religius, dan berkeadilan, tutupnya.






