Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sambut Tahun Baru 2026, Kasrem 133/NW Hadiri Dzikir dan Doa Bersama di Museum Purbakala Gorontalo

Jumat, 02 Januari 2026 | Januari 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-02T10:15:48Z


TransSulteng-Gorontalo- Kepala Staf Korem (Kasrem) 133/Nani Wartabone, Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M., mewakili Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang menghadiri kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka melepas akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026. 


Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Halaman Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Kel. Tamalate, Kec. Kota Timur, Kota Gorontalo. Rabu (31/12/2025) malam.


Acara ini dihadiri oleh Gubernur Ptovinsi Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, MM., Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Dra. Hj.Idah Syahidah M.H., jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo.

Serta,Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo Dr. H. Mansur Basir, S. Ag, MH., Tokoh agama, Tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar yang berkumpul untuk merefleksikan diri atas pencapaian di tahun yang lalu dan memohon keberkahan untuk tahun yang akan datang.


Dalam kesempatan tersebut, Kasrem 133/NW menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.


"Dzikir dan doa bersama ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala perlindungan-Nya sepanjang tahun 2025. Kita berharap di tahun 2026, Provinsi Gorontalo tetap aman, kondusif, dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujar Kasrem.


Poin Utama Kegiatan ini yaitu Refleksi Diri, Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengevaluasi diri demi menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang. Menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Gorontalo memasuki tahun yang baru dan Mempererat hubungan antar instansi melalui kegiatan spiritual bersama.


Suasana di halaman Museum Purbakala tampak syahdu saat lantunan dzikir menggema. Pemilihan lokasi ini juga dinilai strategis untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya sembari melangkah menuju masa depan.


kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini juga dirangkaikan dengan Pemberian santunan secara simbolis kepada kaum duafa, disabilitas, panti asuhan dan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon agar Indonesia, khususnya Bumi Serambi Madinah, dijauhkan dari marabahaya dan senantiasa dalam lindungan-Nya.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini