Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kejati Sulteng Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T10:58:20Z


TransSulteng-Palu -Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui Program Jaksa Mandiri Pangan, yang dilaksanakan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan berbagai unsur terkait. 


Kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan di Desa Lobu Mandiri menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun kemandirian pangan masyarakat desa. 


Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa Desa Mandiri Pangan merupakan desa yang masyarakatnya memiliki kemampuan membangun ketahanan pangan dan gizi secara mandiri melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. 


Konsep tersebut tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga pada kemandirian, peningkatan kesejahteraan, serta ketahanan sosial ekonomi masyarakat.


Sejalan dengan hal tersebut, Kejaksaan Republik Indonesia melaksanakan Program Jaksa Mandiri Pangan sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. 


Program ini sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju swasembada pangan, serta menegaskan bahwa peran Kejaksaan tidak semata-mata pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai institusi negara yang hadir secara humanis, solutif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, dengan dukungan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, perangkat daerah terkait, penyuluh pertanian, serta kelompok tani di Desa Lobu Mandiri. 


Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa upaya mewujudkan kemandirian pangan hanya dapat berhasil melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah berharap kegiatan penanaman jagung ini tidak berhenti pada satu musim tanam, tetapi terus berkembang menjadi model pemberdayaan masyarakat desa. 


Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ekonomi lokal, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.


Lanjut, Kajati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Forkopimda para penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.


Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan kedaulatan pangan bangsa.


Mengakhiri sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menyampaikan harapan agar seluruh upaya dalam mewujudkan Desa Mandiri Pangan dan Program Jaksa Mandiri Pangan senantiasa mendapat ridha Allah SWT, membawa keberkahan bagi masyarakat, serta memperkuat kedaulatan pangan Indonesia. 


Dengan Pantun penutup Ke Parigi Barat menanam jagung di ladang desa;Dirawat bersama dengan penuh rasa;Ketahanan pangan kita jaga bersama,Demi masa depan bangsa Indonesia.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini