Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati H. Erwin Burase Pimpin Apel Siaga Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.

Kamis, 23 April 2026 | April 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-23T08:49:00Z


TransSulteng -Parigi – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memimpin Apel Siaga dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (23/4/2026).


Peringatan tahun ini mengusung tema “Siap untuk Selamat: Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana,” sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto. Disampaikan bahwa Hari Kesiapsiagaan Bencana merupakan agenda nasional tahunan yang dilaksanakan oleh BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, hingga kelompok rentan, terhadap ancaman bencana serta dampak perubahan iklim yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


Bupati menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana. Hal tersebut dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan penyelamatan diri, serta kemampuan evakuasi mandiri.


“Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap berbagai jenis bencana. Setiap tahun kita menghadapi bencana alam, non-alam, maupun sosial,” ujar Bupati.

Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia yang dirilis BNPB serta Kajian Risiko Bencana Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2023–2028, wilayah Kabupaten Parigi Moutong termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

Adapun potensi bencana yang dapat terjadi di daerah ini meliputi banjir, banjir bandang, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gelombang ekstrem dan abrasi pantai, serta kekeringan.


Oleh karena itu, Bupati berharap peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan ditingkatkan hingga pada tahap simulasi yang melibatkan aparatur pemerintah, masyarakat, dan pihak sekolah. Upaya ini penting untuk meningkatkan pemahaman sekaligus membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.


“Mari kita kenali ancaman bencana, kurangi risikonya, dan siapkan langkah penanganannya. Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.


Selain apel siaga, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Parigi Moutong, penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPBD dengan PMI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.


Kegiatan turut diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini