Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Parigi Moutong Hadiri Dharma Santi Nyepi 1948, Perkuat Komitmen Kerukunan Umat

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T08:40:05Z


TransSulteng-Parigi— Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, menghadiri kegiatan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (17/4/2026), di Aula Yayasan Pendidikan Saraswati Tolai.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Kementerian Agama, para kepala OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Hindu dari berbagai wilayah di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu. Ia menegaskan bahwa Nyepi bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai kebajikan, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui perayaan Nyepi, saya berharap umat Hindu dapat meningkatkan kualitas diri melalui pengendalian diri dan penguatan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari. Semangat ini menjadi fondasi dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan Dharma Santi yang dinilai mencerminkan kuatnya semangat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Parigi Moutong.

Mengangkat tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju,” Bupati menilai tema tersebut mengandung pesan mendalam tentang persaudaraan universal dan pentingnya hidup harmonis di tengah keberagaman.

“Tema ini mengajak kita untuk menyadari bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar. Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama demi terciptanya harmoni dan kemajuan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyatakan dukungan Pemerintah Daerah terhadap rencana pelaksanaan kegiatan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) tingkat provinsi di Kabupaten Parigi Moutong. Ia menilai kegiatan keagamaan berskala besar dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam pembinaan umat, tetapi juga bagi perekonomian masyarakat.

“Pemerintah Daerah tentu mendukung kegiatan keagamaan seperti ini. Selain memperkuat persaudaraan, kegiatan tingkat provinsi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati turut mendukung rencana penyelenggaraan festival ogoh-ogoh sebagai agenda budaya tahunan. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi wadah kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, kita dapat bersama-sama membangun Kabupaten Parigi Moutong yang harmonis dan maju,” pungkasnya.

Kegiatan Dharma Santi ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarumat beragama serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Parigi Moutong.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini