TransSulteng-Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama masyarakat di Desa Palasa Tangki, Kecamatan Palasa, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya pola pembangunan yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat dengan mengedepankan perencanaan dari bawah ke atas (bottom-up).
“Program yang kita jalankan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan pimpinan daerah. Karena itu, kita harus turun langsung melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut telah menjadi kebiasaan sejak dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi, di mana aspirasi masyarakat dihimpun secara langsung melalui dialog dan kunjungan lapangan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan aspirasi secara terbuka, baik dalam forum resmi maupun secara informal di tengah kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan visi pembangunan daerah “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” yang diwujudkan melalui program Gerbang Desa. Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan lahan produktif di setiap desa guna mendukung sektor unggulan, khususnya komoditas durian yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi hingga pasar ekspor.
“Durian Parigi Moutong memiliki kualitas terbaik di Indonesia dan kini mulai menembus pasar ekspor secara langsung. Ini peluang besar yang harus kita manfaatkan bersama,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong percepatan pembentukan dan penguatan koperasi desa sebagai penggerak ekonomi lokal. Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah kendala, seperti keterbatasan lahan dan aset desa yang perlu diselesaikan secara bertahap.
Di sektor sosial, Bupati menegaskan komitmennya terhadap empat pilar utama pembangunan, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan.
Pada bidang pendidikan, pemerintah daerah telah merealisasikan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP, serta berupaya memperluas jangkauan bantuan ke lembaga pendidikan keagamaan.
Sementara di sektor kesehatan, Bupati memastikan tidak ada lagi masyarakat yang terbebani biaya pelayanan kesehatan. Termasuk di dalamnya biaya transportasi pasien hingga pemulangan jenazah yang kini telah ditanggung oleh pemerintah daerah.
Di bidang ekonomi, pemerintah terus melakukan penataan penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran, termasuk subsidi LPG 3 kilogram bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sedangkan pada sektor pemerintahan, Bupati menekankan peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, termasuk kemudahan pencetakan dokumen seperti KTP di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Mari kita satukan langkah dan komitmen untuk membangun Parigi Moutong agar lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya













