TransSulteng-Parigi– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi antara Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dengan Tim Survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ruang Kerja Bupati, Rabu (15/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan program yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan sarana dan prasarana pendukung sektor perikanan.
Dalam paparannya, Tim Survei KKP menjelaskan bahwa seluruh paket pekerjaan telah memasuki tahap kontrak dan penyedia jasa telah siap memulai pelaksanaan di lapangan. Namun demikian, proses penyerahan lokasi pembangunan masih menunggu penyelesaian administrasi dan kepastian status hukum lahan agar seluruh area yang akan dibangun memenuhi persyaratan clean and clear.
Menanggapi hal itu, Bupati Erwin Burase meminta seluruh pihak terkait mempercepat penyelesaian administrasi, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi teknis. Ia menegaskan, kelengkapan dokumen menjadi syarat penting agar pekerjaan dapat segera dimulai tanpa kendala di kemudian hari.
"Jangan sampai persoalan administrasi menghambat program yang manfaatnya sangat dinantikan masyarakat nelayan. Semua tahapan harus diselesaikan tepat waktu dan sesuai ketentuan," tegas Bupati.
Dalam audiensi tersebut juga disepakati agenda koordinasi lanjutan yang akan melibatkan pemerintah desa dan camat untuk menyelesaikan dokumen penyerahan lahan serta penandatanganan berita acara sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.
Melalui koordinasi yang intensif antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, diharapkan Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat kawasan pesisir, meningkatkan produktivitas sektor perikanan, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Parigi Moutong.


