TransSulteng-Pohuwato – Usai dibuka secara resmi, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1313/Pohuwato langsung memasuki tahap pekerjaan fisik.
Sejumlah sasaran pembangunan mulai dikerjakan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Kamis (16/7/2026), sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Pada hari pertama pelaksanaan, personel TNI bersama warga setempat bergotong royong memulai pembangunan jalan rabat beton sepanjang 3 kilometer dengan lebar 4 meter. Pekerjaan diawali dengan perataan badan jalan sebagai fondasi sebelum proses pengecoran dilakukan.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, program unggulan TNI AD melalui Manunggal Air Bersih juga mulai direalisasikan. Tiga titik pembangunan sarana air bersih telah memasuki tahap awal dengan penggalian pondasi sebagai persiapan konstruksi.
Di sektor perumahan, rehabilitasi tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) turut menjadi prioritas. Rumah milik Sukardi saat ini telah memasuki tahap penggalian pondasi, sementara rumah milik Untung Wiyono dan Ratna Musa dikerjakan melalui pemasangan bouwplank, penggalian pondasi, serta pendistribusian material bangunan.
Sementara itu, pembangunan satu unit MCK umum juga mulai berjalan. Tahap awal difokuskan pada pengukuran lokasi dan pemasangan bouwplank guna memastikan proses pembangunan dapat berlangsung sesuai perencanaan.
Komandan Kodim 1313/Pohuwato menegaskan, seluruh sasaran fisik TMMD akan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
"Sinergi dan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan Program TMMD. Kami berharap seluruh hasil pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan akses transportasi, ketersediaan air bersih, hunian yang lebih layak, hingga fasilitas sanitasi yang memadai," ujarnya.
Melalui TMMD ke-129, Kodim 1313/Pohuwato kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan desa. Program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah.


