DPD PANDAI Jateng Gelar Diskusi "Saatnya yang Muda Jadi Pemimpin"

 

TransSulteng,Semarang - Partai Negeri Daulat Indonesia (PANDAI) mulai menancapkan kukunya disejumlah wilayah di Indonseia, pelan namun pasti. Ketua Umum Pandai DR. Farhat Abbas belum lama ini menyatakan siap merekrut generasi milenial sebagai calon pemimpin di daerah. 

Bak gayung bersambut, pernyataan itu langsung direspon oleh DPW Pandai Jawa Tengah dengan menggelar diskusi bertajuk " Saatnya yang Muda Jadi Pemimpin". Bertempat di Kantor DPW Pandai Jawa Tengah, Jln. Taman Kelud Semarang. (13/2/2022).

Hadir dalam diskusi, Ketua DPD PANDAI Jateng (Dodiek Indrawirawan), Wakil Ketua DPD PANDAI Jateng (Bambang Wijanarko dan Vio Sari), Sekretaris DPD PANDAI Jateng (Ratnasari), Bendahara DPD PANDAI Jatdng (Lina Susanti, dan Sejumlah anggota lainnya.

Menurut Ketua DPD Jateng Dodiek Indrawirawan, pemuda memiliki peran sentral sebagai pemimpin perubahan bangsa, yang harus memiliki jiwa pemberani untuk mengambil resiko dan memanfaatkan peluang. Di era saat merupakan waktu bagi para kaum muda menjadi pemimpin untuk memenangkan kompetisi demi kemajuan Indonesia. 

"Saatnya mereka kaum milenial layak mendapatkan kesempatan menjadi pimpinan partai yang ada di 35 Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah," terangnya.

Bambang Wijanarko dan Vio Sari selaku Wakil Ketua DPD memberikan laporan bahwa hampir 70% penerima mandat didominasi kaum milenial, dan aturan minimum 30% di isi kaum perempuan.

Menurut Vio Sari yang akrab dipanggil Bunda Vio, Pemuda memiliki peluang menjadi pemimpin yang berani mengambil inisiatif, namun tetap humanis.

"Kaum milenial sekarang memiliki kemampuan dalam segala hal, baik komunikasi, pengetahuan teknologi dan keterampilan. Mereka harus diberikan kesempatan menjadi pemimpin demi kemajuan bangsa," ungkap Vio.

Di jelaskan secara faktual kaum perempuan masih sedikit terjun dipolitik, dan khususnya di Jawa Tengah  DPD PANDAI inginkan keterwakilan kaum perempuan baik sebagai ketua DPC atau pengurus struktural lainnya serta kelak nantinya bisa duduk di parlemen. Terlihat kesibukan Fungsional DPD  menghadapi faktual KPU lebih intens berkoordinasi dengan seluruh jajaran DPC PANDAI se Jateng serta relawan dan simpatisan  untuk mencapai target legislatif di 2024 serta beberapa kader yang akan masuk mengikuti seleksi pilkada di tahun yang sama.

(Tim-VS)

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1