Ratusan Buruh Morowali Gelar Unjuk Rasa


TransSulteng-Morowali -Aliansi buruh yang terdiri dari Federasi Pertambangan Energi ( FPE ) dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (10/8/2022).

Aksi unjuk rasa itu dilakukan terkait dengan penyampaian beberapa tuntutan kepada pemerintah tentang Undang-Undang Cipta Kerja.

 Dua tuntutan ditujukan kepada pemerintah pusat, agar segera ditindaklanjuti, yaitu mendesak DPR-RI untuk mengeluarkan klaster ketenagakerjaan dari Undang-Undang Cipta Kerja, dan mendesak Presiden RI membatalkan atau menangguhkan pelaksaan Undang-Undang Cipta Kerja, Nomor 11 Tahun 2020 melalui Perpu. 

Sementara, tuntutan yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Morowali adalah, mendesak Pemkab untuk meninjau kembali penerapan 3 shift 3 regu, yang diberlakukan di perusahaan se-Kabupaten Morowali.

Selanjutnya, mendesak pemerintah untuk segera meninjau jabatan yang dilarang di perusahaan se-Kabupaten Morowali, sesuai dengan Undang-Undang dan Pemenaker Nomor 349 Tahun 2019, tentang jabatan tertentu yang dilarang diduduki oleh tenaga kerja asing. 

Massa aksi juga mendesak pemerintah untuk menegakkan aturan mobilisasi pekerja di dalam perusahaan, sesuai dengan Kepmenaker Nomor 8 Tahun 2020, tentang keselamatan dan kesehatan kerja pesawat angkat dan angkut. 

 Pemerintah juga dimintai untuk mengevaluasi lembaga kerjasama Tripartit Kabupaten Morowali, mengevaluasi dewan pengupahan Kabupaten Morowali, serta mengevaluasi penerapan-penerapan struktur dan skala upah di perusahaan se-Kabupaten Morowali.

 Usai berorasi, dilakukan pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan massa aksi. 

Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Morowali, Faruk Djibran saat dikonfirmasi mengatakan, terkait dengan tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi tersebut, akan segera disampaikan kepada Bupati Morowali untuk segera ditindaklanjuti. 

Sedangkan Suardi selaku Koordinator Lapangan mengatakan, aksi yang digelar kali ini mendapatkan respon baik dan ada titik temu yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Morowali dan akan segera ditindaklanjuti.Bams

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1