Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Danrem 133/NW Tinjau Progres Jembatan Garuda Nusantara dan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Gorontalo Utara

Rabu, 15 April 2026 | April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-16T05:06:30Z


TransSulteng-Gorut– Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah Kodim 1314/Gorontalo Utara dalam rangka meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur strategis dan fasilitas ekonomi kerakyatan, Selasa (14/04/2026).


Rangkaian peninjauan diawali dengan pengecekan pengerjaan Jembatan Garuda Nusantara yang berlokasi di Desa Bulontio Timur. Jembatan ini merupakan akses krusial yang diharapkan mampu membuka isolasi wilayah dan mempercepat distribusi hasil pertanian masyarakat setempat.


Selanjutnya, Danrem beserta rombongan bergerak meninjau progres pembangunan Koperasi Merah Putih yang tersebar di dua titik strategis, yakni di Desa Tudi, Kecamatan Monano, dan Desa Langge, Kecamatan Anggrek. Pembangunan koperasi ini merupakan inisiatif TNI untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi mandiri bagi prajurit serta warga sekitar.


Detail Peninjauan Lapangan

Jembatan Garuda Nusantara (Desa Bulontio Timur): Danrem memastikan kualitas material dan ketepatan waktu pengerjaan agar jembatan dapat segera digunakan masyarakat sebelum musim penghujan tiba.


Koperasi Merah Putih (Kec. Monano & Kec. Anggrek): Pengecekan difokuskan pada kesiapan fisik bangunan. Danrem berharap kehadiran koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi desa dan mampu menekan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.


Dalam arahannya, Danrem 133/NW menekankan bahwa seluruh proyek pembangunan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat sebagai solusi atas kesulitan rakyat.


"Pembangunan Jembatan Garuda Nusantara dan Koperasi Merah Putih di wilayah Gorontalo Utara ini harus memiliki standar kualitas yang baik. Saya minta Dandim dan seluruh personel di lapangan untuk terus mengawal progres ini agar manfaatnya bisa segera dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di Desa Bulontio Timur, Tudi, dan Langge," tegas Danrem.


Danrem juga mengapresiasi sinergitas antara prajurit di lapangan dengan pemerintah daerah serta masyarakat yang telah mendukung kelancaran proyek ini. Beliau berpesan agar seluruh personel tetap mengutamakan faktor keamanan (Safety First) dalam bekerja.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini