TransSulteng-Parigi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang adil dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pelaksanaan program reforma agraria, khususnya penetapan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), guna memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa reforma agraria merupakan salah satu program prioritas nasional yang memiliki peran penting dalam menciptakan pemerataan penguasaan, kepemilikan, pemanfaatan, dan penggunaan tanah secara berkeadilan.
Menurutnya, keberhasilan reforma agraria tidak hanya berdampak pada legalitas kepemilikan tanah, tetapi juga menjadi fondasi dalam mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dengan Badan Bank Tanah dalam mendukung penyediaan lahan dan proses redistribusi tanah bagi masyarakat yang berhak.
Ia berharap seluruh tahapan penetapan TORA dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan mengacu pada data yang valid sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong siap mendukung penuh pelaksanaan reforma agraria melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional, Badan Bank Tanah, serta seluruh pihak terkait," tegasnya.
Ia optimistis koordinasi yang terbangun akan menghasilkan kebijakan dan rekomendasi yang mampu mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan, memberikan kepastian hak atas tanah bagi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta rapat untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam mewujudkan sistem pengelolaan pertanahan yang tertib, transparan, berkeadilan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.


