Notification

×
Kadis-Kesehatan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ramly Mapo Kenang Jejak H. Rachmat Gobel: Kemajuan Daerah Berpijak pada Sejarah

Jumat, 24 Juli 2026 | Juli 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-24T14:53:01Z


TransSulteng-Jakarta– Ketua HMNI Provinsi Gorontalo, Ramly Mapo, melakukan ziarah ke makam Almarhum H. Rachmat Gobel di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas jasa dan pengabdian almarhum dalam membangun Gorontalo serta Indonesia.


Di hadapan pusara almarhum, Ramly memanjatkan doa dan mengajak generasi muda menjadikan sejarah sebagai sumber inspirasi dalam membangun masa depan. Menurutnya, ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen melanjutkan perjuangan para pendahulu.


"Kita datang ke makam bukan untuk meratapi masa lalu. Kita datang untuk meneguhkan janji pada masa depan," ujar Ramly.


Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menghargai sejarah dan menghormati jasa para tokoh yang telah mengabdikan hidupnya untuk kemajuan daerah.


"Jika kita melupakan pendahulu, maka kita membangun di atas pasir. Tetapi jika kita mengingat, maka kita membangun di atas fondasi yang kokoh," tegasnya.


Ramly menilai H. Rachmat Gobel merupakan sosok teladan yang berhasil memadukan kepemimpinan, integritas, dan kepedulian terhadap tanah kelahirannya. Sebagai Anggota DPR RI sekaligus pengusaha nasional, almarhum dikenal luas atas dedikasinya dalam mendorong pembangunan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.


Menurutnya, semangat memberi merupakan nilai luhur yang diwariskan almarhum kepada generasi penerus.


"Ilmu yang paling mahal adalah ilmu memberi. Karena dengan memberi, kita tidak akan pernah kekurangan. Justru keberkahan itu akan berlipat ganda," ucapnya.


Sebagai pemimpin organisasi mahasiswa, Ramly juga mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus motor perubahan.


"Menjaga tradisi tanpa inovasi akan membuat kita tertinggal. Berinovasi tanpa akar akan membuat kita kehilangan identitas," katanya.


Ia menambahkan bahwa mahasiswa harus menjadi penjaga nalar kritis, memperkuat budaya literasi, dan terus berkarya demi kemajuan daerah.


"Mahasiswa adalah memori kolektif sebuah bangsa. Saat kita berpikir, menulis, dan berkarya untuk Gorontalo, kita sedang memastikan peradaban kita tidak hilang ditelan zaman," tuturnya.


Menutup ziarah tersebut, Ramly berharap semangat pengabdian H. Rachmat Gobel dapat terus hidup di hati generasi muda.


"Karena daerah maju lahir dari orang yang tidak lupa sejarah. Dan sejarah akan terus hidup jika ada mahasiswa yang mau membaca, merenung, lalu bekerja nyata," pungkasnya sebelum menutup rangkaian kegiatan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah.


Almarhum H. Rachmat Gobel wafat di Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026. Sosoknya dikenang sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dan pengusaha nasional yang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Provinsi Gorontalo. Jejak pengabdiannya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun daerah dan bangsa.


Pewarta: Ramla Ismail

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini