Notification

×
Kadis-Kesehatan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Disdikbud Parigi Moutong Komitmen Memprioritaskan Pengembangan Sekolah di Wilayah Terpencil

Sabtu, 11 Juli 2026 | Juli 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-11T12:57:10Z


TransSulteng-Parigi-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pengembangan sekolah-sekolah di wilayah terpencil sebagai bagian dari pemerataan layanan pendidikan.


Kebijakan tersebut merupakan implementasi visi dan misi Bupati Parigi Moutong yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kemudian diperkuat melalui rencana strategis Disdikbud.


Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan arah kebijakan itu merupakan amanat langsung dari Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang menempatkan pemerataan pendidikan sebagai salah satu fokus pembangunan daerah.


“Berdasarkan program Bupati sesuai visi dan misi yang telah dituangkan dalam RPJMD, Disdikbud kemudian menindaklanjutinya dan menetapkan hal tersebut dalam rencana strategis dinas,” ujar Ibrahim, Selasa (3/2/2026).


Ia menjelaskan, salah satu prioritas utama Disdikbud saat ini ialah pengembangan sekolah-sekolah di wilayah terpencil, baik dari sisi infrastruktur, fasilitas penunjang, maupun kenyamanan bagi tenaga pendidik.


Menurut Ibrahim, pemerintah daerah ingin menciptakan kondisi sekolah terpencil yang lebih layak sehingga tenaga pendidik tidak lagi enggan ditempatkan di daerah tersebut.


“Pak Bupati menginginkan ke depan, ketika tenaga pendidik ditempatkan di sekolah terpencil, bukan menolak, tetapi menerima, bahkan mengejar untuk bisa ditempatkan di sana. Alasannya karena fasilitasnya sudah lengkap,” jelasnya.


Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan program nasional yang mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pemerataan pendidikan, termasuk percepatan revitalisasi dan digitalisasi sekolah.


Ibrahim mencontohkan, sejumlah sekolah terpencil yang sebelumnya belum memiliki akses listrik kini mulai mendapatkan bantuan dari PLN.


“Sekolah-sekolah terpencil yang sebelumnya belum memiliki akses listrik kini dibantu langsung oleh PLN. Di Parigi Moutong sudah ada beberapa sekolah yang kini dialiri listrik, meskipun masih menggunakan tenaga surya dengan daya 900 kWh,” ungkapnya.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini