Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bantah Pemberian Uang kepada Pajabat Touna, Mas Raja: Tidak Benar Informasi Itu!

Rabu, 03 Juni 2026 | Juni 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-03T14:37:16Z


TransSulteng-Touna -  Harapan Rajagukguk mendadak bikin heboh di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna). Pria kelahiran 1 Februari 1978 yang karib disama Mas Raja ini diisukan mengalami kerugian Rp1 miliar gegara meminjamkan uang dan dijanjikan proyek pokir (pokok pikiran) di DPRD Touna. 


Informasi ini pun menyebar di masyarakat Touna. Sejumlah nama pejabat ikut terseret. Mulai dari Ketua dan Anggota DPRD Touna, mantan Sekwan, mantan Anggota DPRD Touna, hingga Wakil Bupati Hj Surya. 


Mas Raja yang dihubungi wartawan pada Rabu siang (3/6/2026) via telepon pribadinya, membantah hal itu. Ia tidak pernah memberikan atau menyerahkan uang kepada beberapa pihak seperti informasi yang beredar di masyarakat saat ini. 


Dikatakan Mas Raja, tidak pernah dirinya menyerahkan uang sejumlah Rp400 juta kepada Anggota DPRD Touna, Ilham Lamahuseng. Apalagi sampai dipertemukan dengan Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman dan Plt Sekwan Saiful Muhammad untuk urusan pinjam meminjam uang.


"Tidak benar saya meminjamkan uang Rp400 juta untuk dipakai menutupi temuan SPPD fiktif di sekretariat DPRD Touna," tegas warga Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ratolindo, Touna, tersebut.


Bahkan, Mas Raja juga menolak informasi yang menyebut dirinya pernah menghubungi Hj Surya (mantan Sekwan yang sekarang menjabat Wakil Bupati Touna) dan meyakinkan dirinya soal peminjaman uang. 


Tidak itu saja. Mas Raja juga membantah soal uang Rp600 juta yang diberikan kepada Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman dan Jamal Djuraedjo Rp100 juta selaku staf khusus Bupati Touna. Tidak pernah ada pemberian uang tersebut.


Apalagi sampai disebutkan dirinya akan menerima proyek dari pokir DPRD sebesar Rp7 miliar.


"Tidak ada saya memberikan uang, baik kepada Pak Gusnar maupun Pak Jamal. Itu tidak benar. Apalagi sampai dijanjikan proyek pokir DPRD. Tidak ada yang seperti itu," ujar Mas Raja membantah informasi pemberian uang.


Dan beredarnya informasi ini di masyarakat Touna, menurut Mas Raja jangan langsung ditanggapi. Sebab hanya akan menimbulkan kegaduhan publik. Tidak ada untungnya sama sekali.


"Saya juga bingung. Kenapa informasi ini tiba-tiba menjadi pembicaraan. Ini benar-benar bikin gaduh. Saya tegaskan, itu semua tidaklah benar. Jangan ditanggapi. Media jangan terjebak dengan informasi yang tidak valid begitu," harap Mas Raja. 


Bahkan untuk mempertanggung jawabkan apa yang ia sampaikan, Mas Raja saat ini telah membuat pernyataan di atas materai soal informasi tersebut. 


"Sudah ada juga pernyataan saya sebanyak 5 poin. Saya tandatangani di atas materai 10.000. Semoga informasi ini sudah clear dan tidak lagi berkepanjangan. Saya berharap setelah ini, tidak ada lagi polemik," tandas Mas Raja. 

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini